7 Perusahaan Akan Terbitkan Obligasi


TEMPO Interaktif, Jakarta:Direktur Utama Bursa Efek Surabaya Bastian Purnama mengatakan sekitar tujuh perusahaan di sektor keuangan sedang menjajaki untuk menerbitkan obligasi sekitar Rp 6,2 triliun pada semester pertama tahun ini. "Mereka ingin menggunakan dananya untuk kegiatan trading di pasar saham atau obligasi," katanya Selasa (¾)

Dia menjelaskan keuntungan yang bisa diperoleh perusahaan efek dengan pola pembiayaan ini cukup besar. Bastian optimistis perusahaan-perusahaan lain akan tertarik menerbitkan obligasi sehingga target BES bisa tercapai. "Tahun ini kami mentargetkan obligasi korporat baru sekitar Rp 15 triliun," katanya.

Salah satu cara yang ditempuh adalah dengan mengadakan seminar cara menerbitkan obligasi yang digelar kemarin. Sekitar 150 perusahaan diundang untuk hadir dalam acara ini.

Perusahaan yang bergerak di bidang jasa keuangan tertarik menerbitkan obligasi untuk kegiatan transaksi saham karena menguntungkan. Ia mencontohkan sebuah perusahaan bisa mengenakan biaya hingga 18-20 persen kepada kliennya. Sedangkan biaya dana obligasi yang dikeluarkan hanya sekitar 12 persen.

Direktur BES Tunggul Guntur Pasaribu mengaku optimistis sekitar Rp 420 surat utang negara akan dapat diperdagangkan di bursa dalam dua bulan ini.

Menurut dia, ini akan menjadi lanjutan dari perdagangan surat utang negara retail (obligasi ritel Indonesia) yang telah ditransaksikan di bursa. "Kliringnya akan menggunakan Kliring Penjaminan Efek Indonesia," kata Guntur .


Budi Riza

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan

Berita Terkait

Copyright © 2011
TEMPO
.CO