Teroris di Indonesia Tak Miliki Jaringan Rapi


TEMPO Interaktif, Semarang:Kelompok teroris yang ada di Indonesia sebenarnya bukanlah merupakan organisasi profesional yang memiliki jaringan rapi dan mapan.

"Jaringan teroris itu hanyalah perkumpulan pengajian yang sering diklaim sebagai kelompok teroris, padahal mereka belum tentu teroris," kata pengajar di Universitas Melbourne, Australia, Arief Budiman kepada Tempo di Semarang, Rabu (4/4).

Menurutnya, yang diidentikan dengan teroris itu beberapa orang saja. Tapi, organisasinya belum tentu ada. Arief menilai bahwa Abu Bakar Ba'asyir, pengasuh Pesantren Ngruki dan pernah dituding sebagai bagian jaringan teroris, bukanlah sosok pemimpin yang bisa berorganisasi secara pintar.

"Saya tidak yakin ada teroris yang rapi, apalagi jika melihat kapasitas Abu Bakar Ba'asyir. Ia bukanlah tipe orang yang pandai mengorganisasi sebuah jaringan. Ia hanya pemimpin yang idiologis," katanya.

Arif juga menganggap kelompok Jaringan Islamiyah sebenarnya tidak ada yang memiliki hubungan erat dengan kelompok teroris di Indonesia. Dia yakin bahwa jaringan tersebut tidak memiliki hubungan di tingkatan internasional.

Rofiuddin

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X