Departemen Pendidikan Turunkan Tim Pengawas Ujian Nasional


TEMPO Interaktif, Jakarta:Departemen Pendidikan Nasional menyatakan akan menurunkan tim dari Inspektorat Jenderal untuk mengantisipasi berbagai kecurangan dalam ujian nasional. ”Akan ditangkal dengan turunnya berbagai tim pengawasan baik dari inspektorat jenderal maupun tim pengawasan daerah serta tim independen,” ujar Menteri Pendidikan Nasional Bambang Sudibyo seusai membuka acara Rembuk Nasional Pendidikan di Sawangan, Bogor, Minggu (8/4) malam.

Menurut Menteri, jika salah satu tim menemukan indikasi dan bukti penyimpangan dalam ujian nasional itu maka akan diambil tindakan tegas. ”Bisa berbentuk sanksi administratif ataupun sanksi pidana,” ujarnya.

Selain tim inspektorat jenderal, kata Bambang, Badan Standar Nasional Pendidikan juga membentuk tim independen yang akan diturunkan ke sekolah-sekolah untuk memantau pelaksanaan ujian nasional pada pertengahan April mendatang. ”Setiap laporan soal kecurangan ujian nasional selalu ditindaklanjuti. Termasuk, laporan yang disampaikan langsung kepada presiden,” ujar Bambang menegaskan.

Direktur Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Suyanto berharap masyarakat juga dapat melaporkan kecurangan yang terjadi dalam pelaksanaan ujian nasional. ”Laporkan saja, nanti kami tindak,” ujarnya, Senin (9/4).

Sementara itu Ketua Badan Standar Nasional Pendidikan M. Yunan Yusuf mengatakan, meski sudah menurunkan tim independen, pihaknya berharap masyarakat turut berpartisipasi membantu mengungkap kecurangan ujian nasional.

Dia mencontohkan kasus kecurangan ujian nasional di Cilegon pada tahun lalu. Menurut dia, laporan itu berasal dari masyarakat yang disampaikan melalui media massa. ”Kecurangan dalam ujian nasional akan merugikan upaya meningkatkan mutu pendidikan nasional dan mengaburkan pemetaan mutu itu sendiri,” kata dia.

Reh Atemalem Susanti

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X