Persediaan Vaksin Flu Burung Depok Terbatas
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Dinas Pertanian Kota Depok menyatakan persediaan vaksin flu burung untuk unggas di Depok hanya untuk satu kali program vaksinasi pada tahun ini. Saat ini stok yang tersedia tersisa 50 ribu vaksin.
"Jumlah itu kurang. Sebab target kami tahap satu bisa memvaksin 80 ribu ekor ayam," kata Dedy Sudjadi, Kepala Seksi Kesehatan Hewan dan Veteriner Dinas Pertanian kota Depok kepada Tempo, hari ini. Akibat Kekurangan vaksin itu, 30 ribu unggas tidak bisa divaksinasi.
Menurut dia, dengan jumlah vaksin yang terbatas, pihaknya telah dan akan memvaksin unggas di 26 kelurahan endemi flu burung pada 9 April hingga Mei mendatang.
Ke-26 kelurahan itu adalah Tapos, Harjamukti, Mekarsari, Cimpaeun, Cilangkap, Jatijajar, Tugu, Sawangan Lama, Pondok Petir, Beji, Tanah Baru, Limo, Krukut, Rangkapanjaya Baru, Rangkapanjaya Lama, Mampang, Pancoran Mas, Pondok Terong, Depok, Depok Jaya, Sukamaju, Abadijaya, Sukmajaya, Kalibaru, Kalimulya, dan Tirtajaya.
Dedy mengatakan penyebab kurangnya persediaan vaksin karena Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2007 kota Depok belum disahkan. Padahal, salah satu sumber persediaan vaksin berasal dari APBD kota Depok. Sumber lainnya berasal dari APBN 2007. Untuk APBD 2007, dinas mengajukan 80 ribu vaksin. Sedangkan dari APBN 2007, dinas meminta 250 ribu vaksin.
Akibat merebaknya wabah penyakit flu burung, jumlah ayam yang mati pada 2007 sebanyak 252 ekor. Rinciannya adalah, 360 ekor ayam pada Januari, 192 ekor di bulan Maret, dan 53 ekor pada April ini.
Endang Purwanti
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Lepas Empat Istrinya, Eyang Subur Tak Perlu Cerai
- Muslim Myanmar Hanya Boleh Punya 2 Anak
- Djokovic Bisa Jegal Nadal di Semifinal
- Saksi Penyerangan Cebongan Tak Mau Beri Keterangan
- MI5 Dituding Coba Rekrut Tersangka Kasus Woolwich
- Bupati Aceh Utara Dianggap Berpikiran Sempit
- FOTO: Pamer Aksi Bintang Dunia di Singapura
Berita Utama Metro
- Bentrok Antar Napi Salemba, Dua Terluka
- Jokowi: KJS untuk Rakyat Bawah, Jangan Diganggu
- Dua Kelompok Napi Salemba Bentrok
- Akan Diinterpelasi Soal KJS, Jokowi: Siap Grak!
- Lulus 100 Persen, Siswa SMAN 8 Ingin Traktir Guru
- Jokowi: Pejabat Dilarang Menerima dan Menjanjikan
- Jokowi: Rumah Dinas Lurah dan Camat Akan Dicabut













