Hatta Rajasa Akui Sektor Transportasi Indonesia Masih Lemah
TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Perhubungan Hatta Rajasa mengakui bahwa sektor transportasi di Indonesia secara keseluruhan memiliki kelemahan yang mendasar.
“Memang, contohnya sekarang ini masih digunakan rel kereta tinggalan Belanda, bukankah itu fundamental,” kata menjawab Tempo di Balai Sidang Jakarta Convention Center, Jumat (13/4).
Menteri Perhubungan memberi pernyataan ini menanggapi kesimpulan Tim Evaluasi Keselamatan dan Keamanan Transportasi (EKKT).
Oleh karena itu, menurut Hatta, diperlukan upaya perbaikan sektor transportasi yang juga mendasar. Untuk perbaikan butuh waktu yang tidak sebentar. Dia menjelaskan upaya itu sudah mulai dirintis, di antaranya dengan pengkategorian operator penerbangan dan pembangunan prasarana rel kereta api.
Timnas EKKT menyimpulkan transportasi di Indonesia memiliki kelemahan yang mendasar. "Sistem tak berjalan optimal," kata Ketua Timnas Chappy Hakim ketika dihubungi Tempo Kamis lalu.
Bekas Kepala Staf TNI Angkatan Udara itu menjelaskan, kesimpulan tersebut berdasar evaluasi yang dilakukan oleh timnya yang dibentuk pada 11 Januari lalu. Evaluasi dilakukan secara menyeluruh terhadap moda darat, moda laut, udara, serta kereta api.
Harun Mahbub
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Hari Terakhir, KPU Bakal Digeruduk 11 Parpol
- Satu Anak Buah Klewang Menyerahkan Diri
- Israel Bantah Tembak Bocah Palestina 13 Tahun Lalu
- Dua Jurus Chatib Basri Meredam Inflasi
- Layani KJS, RS Port Medical Rugi 20 Persen
- Pemenang Lotere Rp 5,7 Triliun Masih Misterius
- Kejaksaan Tetap Akan Eksekusi Bupati Aru













