Kawasan Teluk Jakarta Rusak Parah
TEMPO Interaktif, Jakarta:Deputi Bidang Peningkatan Konservasi Sumber Daya Alam dan Pengendalian Kerusakan Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup Masnellyarti Hilman mengatakan kerusakan lingkungan di wilayah Teluk Jakarta sudah parah. Ia mendesak semua pihak, terutama pemerintah, bergerak cepat mengatasinya.
"Perlu aksi bersama dari setiap pemangku kepentingan," katanya dalam pertemuan pengelolaan koordiasi terpadu Teluk Jakarta berbasis ekosistem di Allson Resindence, Jakarta, Senin (16/04).
Ia mencontohkan, kadar kebutuhan oksigen biologi (BOD) di Pelabuhan Tanjung Priok yang sangat tinggi, melebihi standar baku mutu air yang diperkenankan yaitu 150 miligram per liter air. BOD merupakan parameter yang digunakan untuk mengukur banyaknya pencemar organik di air.
Hasil pemantauan yang dilakukan Kementerian Lingkungan Hidup menunjukkan tingginya BOD di perairan tersebut disebabkan banyaknya sampah. Saat ini, setidaknya 300 ton sampah dibuang ke laut setiap hari.
Selain itu, makanan ikan yang banyak disebarkan ke kerambah-kerambah di Teluk Jakarta di duga mengandung zat organik yang menyebabkan tingkat BOD di perairan tersebut menjadi tinggi.
"Tercemarnya aliran sungai yang bermuara ke Teluk Jakarta juga menjadi faktor utama rusaknya lingkungan di sana," katanya.
Dwi Riyanto Agustiar
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Pakar: E-KTP Rawan Diretas
- Jokowi: Rumah Sakit Jangan Hanya Kejar Untung
- Calon Pasangan Terbaik Indonesian Movie Awards
- Frans Magnis: Dipo Alam Wajib Bela SBY
- Korban dan Pelaku Potong 'Burung' Jadi Tersangka?
- Foto-foto Langka Macan Tutul Jawa di Habitatnya
- Kisah 33 Tahun Tinggal di Bantaran Waduk Pluit













