Berita Terkait


Ribuan Karyawan Freeport Mogok

TEMPO Interaktif, Timika:
Ribuan karyawan PT Freeport Indonesia hingga Rabu (18/4) dini hari, sekitar pukul 03.00 WIT, masih terus bergerak meninggalkan Tembagapura menuju Kota Timika.

Eksodus besar-besaran ini dilakukan sebagai bentuk aksi mogok ribuan karyawan perusahaan tambang emas raksasa itu. Belum diketahui apakah aksi mogok ribuan karyawan Freeport menyebabkan terganggunya aktivitas produksi perusahaan itu.

Juru bicara Freeport, Mindo Pangaribuan, mengaku banyak karyawan yang harus bekerja pada Selasa malam telah meninggalkan tempat kerja mereka di Tembagapura. Tetapi, menurut dia, turunnya ribuan karyawan ke Kota Timika tidak menganggu kegiatan produksi.

”Berdasarkan informasi yang kami terima, kegiatan produksi masih berjalan seperti biasa. Mereka yang pergi memang berasal dari shift yang seharusnya bekerja. Tetapi kan, tidak seluruh karyawan yang seharusnya bekerja pada shift itu meninggalkan tempat kerja. Jadi, kegiatan produksi masih berjalan seperti biasa,” papar Pangaribuan, Rabu dinihari.

Sebelumnya, pada Selasa (17/4) sore, pukul 17.00 WIT, lima ribuan karyawan mulai meninggalkan pekerjaan di masing-masing unit perusahaan. Mereka berkumpul di mile 68, Kota Tembagapura, Mimika, Papua. Para pekerja yang masih berpakaian seragam lengkap dengan berbagai atribut pada Selasa sore hendak bergabung dengan ribuan karyawan lainnya yang sudah lebih dulu tiba di Kota Timika.

TJAHJONO EP