IHSG Berpeluang Menguat di Level 1.971
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Jakarta (BEJ) masih berpeluang terus menguat. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh sentimen regional yang juga mengalami penguatan kembali.
Analis pasar modal dari PT Sinarmas Sekuritas, Alfiansyah, memperkirakan, indeks pada pembukaan sesi perdagangan pertama Rabu (18/4) pagi ini berada di level 1.971. Ini berarti menguat sekitar 6 poin dibandingkan dengan penutupan perdagangan kemarin yang berada di level 1.965 .
"Kalau tren bagus, target resistennya bisa mencapai level 1.992," kata Alfiansyah, pagi ini.
Menurut dia, kenaikan indeks itu dipengaruhi ekspektasi membaiknya kinerja emiten pada kuartal I dari pada periode sebelumnya. Sebab, faktor penurunan suku bunga dianggap juga akan menurunkan biaya operasional emiten.
Selain itu, kata dia, penguatan juga dipicu naiknya saham pertambangan seperti Antam, Timah dan Inco. Kenaikan ini terkait dengan melonjaknya harga komoditi sektor pertambangan secara signifikan. "Pengaruhnya cukup kuat terhadap pergerakan saham," tuturnya.
Dia menambahkan, saham-saham berkapitalisasi besar (blue chips) seperti Telkom dan Astra diperkirakan juga memberikan pengaruh kuat terhadap penguatan indeks hari ini. Sedangkan di sektor perbankan, Bank Mandiri yang berhasil menurunkan rasio kredti seret (NPL) dan dianggap akan memberikan prospek bagus bagi perseroan, juga akan mempengaruhi indeks.
WAHYUDIN FAHMI
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Berita Utama Bisnis
- KRL Mania: Tarif Progresif Untungkan Konsumen
- Dahlan: Lima Holding Saja Sudah Alhamdulilah
- Sri Mulyani Masuk 100 Wanita Berpengaruh Forbes
- DPR Minta Konstruksi Terowongan Freeport Diaudit
- Impor Mesin Domestik Sulit Ditekan
- Indonesia Butuh 2 Kawasan Industri Aviasi Terpadu
- Pemerintah Ajukan Dana BLSM Rp 11,6 Triliun













