Intel Raih Keuntungan Meroket


TEMPO Interaktif, Jakarta:

San Francisco— Intel Corp. berhasil membukukan keuntungan sebesar US$ 1.6 miliar pada tahun 2006. Intel President and Chief Executive, Paul Otellini mengatakan keuntungan itu meroket sekitar 18.6 persen dari pendapatan pada tahun sebelumnya. “Kesuksesan itu tak lepas dari upaya Intel yang memotong inefisiensi biaya,” ujar Otellini seperti dikutip AFP, Selasa lalu.


Otellini menjelaskan, pendapatan Intel itu belum memperhitungkan pajak sekali waktu yang bernilai 22 sen per lembar saham. “Sejalan dengan perkiraan Wall Streat,” ujarnya. Meski demikian, jelas Otellini, pendapatan Intel anjlok sebesar satu persen menjadi US$ 8.9 jika dibandingkan dengan pendapatan pada kuartal yang sama tahun 2006.

Otellini memaparkan, marjin keuntungan kotor Intel pada kuartal pertama sebesar 50.1 persen atau lebih tinggi 49.6 persen dari keuntungan kotor pada kuartal sebelumnya. Pada kuartal kedua, Intel berharap dapat membukukan pendapatan dikisaran US$ 8.2 miliar hingga US$ 8.8 miliar dan marjin kotor sebesar 48 persen. “Kami berharap pergerakannya tidak lebih dari perkiraan,” kata Otellini.

Vendor raksasa penyedia chipset itu, selama ini tengah melakukan perang harga dengan rival mereka, Advanced Micro Devices (AMD). Ottellini mengakui, penetrasi AMD kerap memaksa Intel memperbudak tenaga kerja mereka dan memangkas karyawannya.

Selama ini, Intel telah memangkas sekitar 92 ribu tenaga kerja mereka. “Hal yang sama berpeluang terjadi terhadap 10 ribu tenaga kerja kami yang lain,” ujar Otellini. Meski demikian, Intel berencana melebarkan sayap bisnis mereka di China. Namun sayang ia belum bisa memastikan jadwal pengembangan bisnis tersebut.

Riky Ferdianto|AFP

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X