Overheating Cina Tak Pengaruhi Rupiah


TEMPO Interaktif, Jakarta:Ekonomi Cina yang memanas (overheating), diperkirakan tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai tukar rupiah.

Deputi Gubernur Bank Indonesia Aslim Tadjudin mengatakan, melemahnya mata uang rupiah, juga diikuti pelemahan mata uang negara lain seperti mata peso, Filipina.

"Dampaknya terasa sedikit, tapi sekarang sudah kembali pada fundamental ekonomi masing-masing negara," katanya. Saat ini, kata Aslim, cadangan devisa terus meningkat yaitu 49 miliar dolar AS, naik dibanding Maret lalu 47 miliar AS.

Dia menambahkan fundamental ekonomi Amerika Serikat saat ini, justru menyebabkan dolar melemah terhadap mata uang negara lain.

SURYANI IKA SARI

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO