Jum'at, 20 April 2007 | 16:36 WIB
Overheating Cina Tak Pengaruhi Rupiah
TEMPO Interaktif, Jakarta:Ekonomi Cina yang memanas (overheating), diperkirakan tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai tukar rupiah.
Deputi Gubernur Bank Indonesia Aslim Tadjudin mengatakan, melemahnya mata uang rupiah, juga diikuti pelemahan mata uang negara lain seperti mata peso, Filipina.
"Dampaknya terasa sedikit, tapi sekarang sudah kembali pada fundamental ekonomi masing-masing negara," katanya. Saat ini, kata Aslim, cadangan devisa terus meningkat yaitu 49 miliar dolar AS, naik dibanding Maret lalu 47 miliar AS.
Dia menambahkan fundamental ekonomi Amerika Serikat saat ini, justru menyebabkan dolar melemah terhadap mata uang negara lain.
SURYANI IKA SARI
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Berita Utama Bisnis
- KRL Mania: Tarif Progresif Untungkan Konsumen
- Dahlan: Lima Holding Saja Sudah Alhamdulilah
- Sri Mulyani Masuk 100 Wanita Berpengaruh Forbes
- DPR Minta Konstruksi Terowongan Freeport Diaudit
- Impor Mesin Domestik Sulit Ditekan
- Indonesia Butuh 2 Kawasan Industri Aviasi Terpadu
- Pemerintah Ajukan Dana BLSM Rp 11,6 Triliun













