Gencatan Palestina-Israel Berakhir
TEMPO Interaktif, Kota Gaza: Sayap militer gerakan Palestina, Hamas, hari ini mendeklarasikan lima bulan gencatan senjata dengan Israel telah berakhir. Pengumuman itu didahului dengan ditembakkannya 30 roket ke Israel yang tengah merayakan Hari Kemerdekaan.
"Gencatan tak ada lagi," kata Abu Obeida, seorang juru bicara Brigade Ezzedine al-Qassam, sayap militer Hamas, kepada AFP.
Dalam pernyataannya, Ezzedine al-Qassam menyebut telah menembakkan hampir 30 roket dan 61 mortir ke wilayah Israel sebagai "balasan atas tindakan pembunuhan oleh para musuh".
Serangan roket itu tak menimbulkan korban jiwa atau kerusakan berarti, tapi Israel mengancam akan "menghabisi teroris" yang menembakkan roket saat peringatan ulang tahun ke-59 terbentuknya negeri Yahudi itu.
Boleh jadi ketegangan baru bakal memanas. "Musuh bakal membayar mahal semua agresi terhadap Jalur Gaza," kata Abu Obeida lagi. Disebutkannya serangan roket hari ini merupakan reaksi pembunuhan terhadap 9 warga Palestina, termasuk 2 remaja dan 5 anggota kelompok militan, oleh tentara Israel dalam penyerbuan ke Tepi Barat dan Gaza pada Sabtu dan Ahad lalu.
l AFP | AP | DWI ARJANTO
Komentar (0)
Berita Terkait
Foto Terbaru
Top Stories
Berita Utama Dunia
- Kunjungi Afrika, Obama Berbekal 3 Truk Kaca Khusus
- Hasil Sementara Pemilu Iran, Kubu Moderat Menang
- Tangkap Wanita Berjilbab, Polisi Prancis Diserang
- Snowden Siap Lawan Upaya Ekstradisi
- Israel Anggap Pemilu Iran Tak Mengubah Apa Pun
- Sebanyak 78 TKI Ditangkap Polisi Arab Saudi
- Skandal Seks Guncang Kemlu AS


