Indonesia Desak AS Tangani Perubahan Iklim Global


TEMPO Interaktif, Copenhagen:Indonesia mendesak Amerika Serikat sebagai negara penghasil polusi terbesar dunia untuk ikut dalam perjanjian internasional mengenai iklim global.

Menteri Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar mengatakan keikutsertaan itu penting karena dunia menghadapi bahaya akibat berubahnya cuaca. Cina dan India juga didesak untuk ikut aktif dalam perjanjian yang akan menggantikan Protokol Kyoto itu.

"Saya tidak melihat alasan kenapa mereka tidak bisa ikut," kata dia dalam konferensi lingkungan hidup di Copenhagen, Denmark.

Menteri Lingkungan Hidup Denmark Connie Hedegaard menyatakan persetujuannya. "Ini menjadi prioritas Eropa untuk melibatkan sebanyak mungkin negara dalam hal ini," kata dia.

Budiriza/AP

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X