Berita Terkait
Anggota DPR: Rusia Telah Selesaikan Pesanan Indonesia
TEMPO Interaktif, Jakarta:Anggota Komisi Pertahanan DPR RI dari Fraksi Golkar Mayor Jenderal (purnawirawan) Djoko Subroto mengatakan proyek pengadaan MI-17 dari Rusia sudah selesai. “Pembangunan sudah selesai 100% di Rusia,” kata Djoko dalam konferensi pers di Jakarta, Jum'at (27/4).
Djoko juga menunjukkan dua foto heli tersebut bersama dua pilot Indonesia. Namun, heli itu belum bisa dibawa ke Indonesia karena pemerintah belum menyelesaikan sisa pembayaran. Indonesia berkewajiban membayar heli sebesar US$ 21.6 juta, namun pemerintah baru membayar 15% sebagai uang muka. “Kenapa tidak dituntut ke departemen keuangan?” kata Djoko.
Kuasa hukum Andi Kosasih, Hartono Tanuwidjaya mengatakan kliennya sebagai perwakilan Swift Air Industrial Supply PTE, LTD menjadi perantara pemerintah dan perusahaan rekanan dalam pembelian MI-17. Hartono menjelaskan keterlambatan pengadaan Heli karena faktor birokrasi dan masalah tekhnis. “Bukan karena uangnya dikemplang oleh Andi Kosasih seperti yang dituduhkan kejaksaan,” ujarnya.
Kejaksaan saat ini menahan Andi sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan heli MI-17. Andi dituding menggelapkan sisa dana pembelian heli tersebut.
Kartika Candra