Ekspor Granit Anjlok
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah mengakui volume ekspor granit anjlok pasca pelarangan ekspor pasir. Hingga April lalu ekspor granit baru tercatat 800 ribu ton. Sedangkan tahun lalu mencapai 10 juta ton.
“Ini menunjukkan ekspor agak tersendat. Sejalan dengan kekhawatiran para eksportir di lapangan untuk melakukan ekspor,” ujar Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Diah Maulida.
Dia menjelaskan keadaan di lapangan saat pemeriksaan barang ekspor dinilai terlalu ketat. Sehingga sering kali kapal pembawa granit ditangkap karena dikira pembawa pasir laut yang memang dilarang untuk diekspor.
Atas ancaman kerusakan lingkungan hidup yang terjadi akibat eksplorasi granit ini, kata Diah, sikap Departemen Perdagangan adalah mendorong audit lingkungan dilakukan. “Jadi tidak langsung melarang ekspor,” katanya.
RR ARIYANI
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Tak Steril, Stasiun UI Tak Akan Dipakai Per Juni
- 2015, Taman BMW Jadi Stadion Taraf Internasional
- Kini Senjata Api Rakitan Bisa Dibuat dari Plastik
- Kasus Potong 'Burung' Tak Hanya di Tangerang
- Kakek 80 Tahun Sukses Taklukkan Everest
- Abah Landoeng, Kakek Relawan Anti-Korupsi
- Inilah Skuad Belanda untuk Hadapi Indonesia
Berita Utama Bisnis
- Dahlan: Lima Holding Saja Sudah Alhamdulilah
- Sri Mulyani Masuk 100 Wanita Berpengaruh Forbes
- DPR Minta Konstruksi Terowongan Freeport Diaudit
- Impor Mesin Domestik Sulit Ditekan
- Indonesia Butuh 2 Kawasan Industri Aviasi Terpadu
- Pemerintah Ajukan Dana BLSM Rp 11,6 Triliun
- 22 Bank Dilibatkan dalam Program Pembiayaan Rumah













