Ekspor Granit Anjlok


TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah mengakui volume ekspor granit anjlok pasca pelarangan ekspor pasir. Hingga April lalu ekspor granit baru tercatat 800 ribu ton. Sedangkan tahun lalu mencapai 10 juta ton.

“Ini menunjukkan ekspor agak tersendat. Sejalan dengan kekhawatiran para eksportir di lapangan untuk melakukan ekspor,” ujar Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Diah Maulida.

Dia menjelaskan keadaan di lapangan saat pemeriksaan barang ekspor dinilai terlalu ketat. Sehingga sering kali kapal pembawa granit ditangkap karena dikira pembawa pasir laut yang memang dilarang untuk diekspor.

Atas ancaman kerusakan lingkungan hidup yang terjadi akibat eksplorasi granit ini, kata Diah, sikap Departemen Perdagangan adalah mendorong audit lingkungan dilakukan. “Jadi tidak langsung melarang ekspor,” katanya.

RR ARIYANI

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan

Berita Terkait

Copyright © 2011
TEMPO
.CO