KPU Sahkan Hasil Pemilihan Timor Leste
TEMPO Interaktif, Dili: Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengesahkan hasil sementara pemilihan umum Presiden Timor Leste di kantor KPU, Kintal Bo'ot, Dili, kemarin.
Pengesahan hasil sementara dilakukan di tingat nasional dengan hasil suara yang sah sebanyak 413.177 suara dan jumlah pemilih sebanyak 424.745 orang serta jumlah pemilih terdaftar sebanyak 524.073 orang.
Dari jumlah suara yang sah itu, kandidat presiden independen Jose Ramos Horta meraih 285.835 suara (69,18%) dan Fransisco Guterres, kandidat dari Partai Fretilin, meraup 127.342 suara (30,82%).
Dengan demikian, Horta, peraih Hadiah Nobel Perdamaian, berhak dilantik sebagai presiden baru negeri itu, menggantikan posisi Xanana Gusmao.
Hasil sementara itu dibacakan langsung oleh Ketua KPU Faustino Cardozo dan dihadiri oleh tim sukses dari kedua kandidat, Deonizio Babo dari pihak Horta dan Jose Manuel dari pihak Guterres, panitia penyelenggara pemilihan dari 13 distrik, serta pemantau internasional dan nasional.
Faustino juga mengatakan hasil sementara itu akan diajukan ke pengadilan hari ini untuk segera dilegalkan. KPU juga menerima pengaduan 126 kasus pelanggaran dalam proses penghitungan untuk pemilihan putaran kedua pada 9 Mei lalu.
Namun, kata Faustino, kasus-kasus itu tidak berpengaruh terhadap hasil sementara itu, sehingga hasil tersebut tetap diajukan ke pengadilan untuk segera disahkan.
JOSE SARITO AMARAL
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Layani KJS, RS Port Medical Rugi 20 Persen
- Kejaksaan Tetap Akan Eksekusi Bupati Aru
- Jusuf Kalla Kembali Terpilih Jadi Ketua CAPDI
- FOTO: Jelang Waisak, Samanera Cuci Patung Budha Tidur
- Gadis Pemotong 'Burung' Dijerat Pasal Penganiayaan
- Pria Ini Bergulat dengan Pithon Sepanjang 5,4 M
- Kementerian Kehutanan Gandeng TNI untuk Merehabilitasi Hutan
Berita Utama Dunia
- 10 WNI Selamat dari Amukan Tornado di Oklahoma
- Tornado Oklahoma Baru 'Pemanasan' Saja
- Tornado di Oklahoma Mirip Film 'Twister'
- Tornado Hancurkan Oklahoma, 80 Kuda Tersedot
- Benny Wenda: Jakarta Tak Buka Dialog Soal Papua
- Bom Mobil Meledak di Irak, Sedikitnya 31 Tewas
- Musharraf Diminta Bayar Jaminan Rp 195 juta













