Paripurna DPR Bahas Interpelasi Iran


TEMPO Interaktif, Jakarta:Hari ini DPR menggelar rapat paripurna untuk mengambil keputusan mengenai usul interpelasi anggota DPR atas dukungan Indonesia terhadap resolusi Dewan Keamanan PBB atas Iran.

"Jika disetujui rapat paripurna, maka interpelasi akan menjadi usul Dewan," kata Ferry Mursyidan Baldan, Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar sebelum rapat paripurna di Gedung DPR, Selasa (15/5).

Setelah disetujui di paripurna, kata Ferry, usul tersebut akan kembali dibawa ke Badan Musyawarah DPR. Bamus nantinya akan menjadwalkan pemanggilan pemerintah untuk menjelaskan di rapat paripurna DPR.

Fraksi Golkar, kata Ferry, telah sepakat untuk menyetujui usul interpelasi tersebut. "Kita seratus persen mendukung dan tidak akan menghirukpikukkan paripurna dengan instruksi," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Fraksi Demokrat, Syarief Hasan, berpendapat sebaliknya. Fraksi Demokrat seratus persen menolak interpelasi. "Sekali-sekali kita boleh beda dong," ujarnya sambil tertawa.

Saat ini paripurna sedang membahas agenda pertama mengenai pendapat fraksi-fraksi terhadap RUU tentang gelar, tanda jasa, dan tanda kehormatan. Ade Daud Nasution, anggota DPR dari Partai Bintang Reformasi, melakukan interupsi di awal rapat paripurna. Dia mempersoalkan Wakil Ketua DPR Zaenal Ma'arif yang sampai sekarang belum dicopot dari jabatannya. "Mewakili siapa dia duduk di parlemen, DPR harus menjadi badan yang legitimate," kata Ade.

GUNANTO E S

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X