Perbankan Diminta Danai Industri Tekstil
Topik
TEMPO Interaktif, Jakarta:Departemen Perindustrian mendesak perbankan berminat membiayai modernisasi industri tekstil.
Direktur Jenderal Industri Logam Mesin Tekstil dan Aneka Departemen Perindustrian Ansari Bukhari mengatakan, upaya peremajaan mesin tekstil sedikitnya membutuhkan dana Rp 40 triliun.
“Saat ini 80 persen mesin tekstil telah berusia lebih 20 tahun. Jika dibiarkan, industri tekstil dalam negeri tak akan mampu bersaing dengan Cina, India dan Vietnam,” kata Ansari usai acara Sosialisasi Program Peningkatan Teknologi Industri dan Produk Tekstil di gedung Bank Indonesia, Rabu (16/4).
Ansari mengakui, pembiayaan industri tekstil memang masih berisiko. Akibatnya, tidak ada satu sen pun kucuran dana perbankan untuk modernisasi tekstil tahun lalu. Padahal, kata dia, tidak seluruh perusahaan tekstil tidak bankable. “Sebagian besar dari 2.600 perusahaan tekstil berpotensi sebagai nasabah,” ujarnya tegas.
AGOENG WIJAYA
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Farhat Jadi Tersangka, Ahok Sudah Lupa
- Safari 'Pencitraan' 2014, Gita Wirjawan Menjawab
- Jurus Sukses UN SMAK 1 BPK Penabur Jakarta
- Ini Syarat Menjadi Manajer Manchester City
- Orang Cerdas Tak Mampu Lihat Gerakan Besar?
- Robot Pintar Ini Digerakkan oleh Ponsel
- X-Wing, Pesawat Luar Angkasa Star Wars, Mendarat di New York
Berita Utama Bisnis
- Harga BBM Naik, Golkar Setuju Ada BLSM
- UMR Naik Diklaim Bikin UKM Tutup
- Gerindra Tak Bangga Ekonomi Tumbuh 6,2 Persen
- Krakatau Steel Pastikan Proyek Posco Tetap Lancar
- Dahlan Minta Konsep Jalan Layang Tol Dimatangkan
- KRL Mania: Tarif Progresif Untungkan Konsumen
- Dahlan: Lima Holding Saja Sudah Alhamdulilah













