Libur Tidak Ganggu Produktivitas Industri


TEMPO Interaktif, Jakarta:Kalangan pengusaha menilai kebijakan pemerintah yang menetapkan libur bersama di hari Jumat kemarin dinilai tidak mengganggu kinerja produktivitas industri secara signifikan. Salah satu pendukung karena kegiatan perbankan sebagai penunjang jalannya bisnis tetap berjalan normal seperti hari biasa.

“Dampak negatif pada industri tidak terlalu banyak karena bank tetap buka hari Jumat ini sehingga kegiatan transaksi juga masih normal,“ ujar Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia Bidang Investasi Chris Kanter ketika dihubungi Tempo di Jakarta Minggu (20/5).


Chris mengakui kalau dulu memang ada kekhawatiran para investor akan semakin menurunnya daya saing industri di Indonesia dibandingkan negara tetangga karena banyaknya hari libur bersama. Tapi sekarang kekhawatiran itu kian pupus, karena industri sifatnya fleksibel. Dengan tidak dipaksa pemerintah untuk menggelar libur bersama, kegiatan produksi tetap bisa berjalan normal.

Presiden Direktur PT Indomobil Sukses International Tbk. Gunadi Sindhuwinata juga menampik adanya kerugian akibat diadakannya libur bersama Jumat lalu. Tidak ada dampak sama sekali. Karena liburnya pun nanggung, dan kami hanya libur hari Kamis, sisanya masuk seperti biasa. “Kami juga harus kejar produksi. Target kami tetap 20 persen pangsa pasar,” katanya.

Terpisah, Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor Joko Trisanyoto menampik adanya kerugian akibat libur bersama itu. Sebab, perusahaan sudah memperhitungkan hari libur tersebut dalam rencana kerja tahunan untuk mencapai target yang ditentukan.

RR Ariyani

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO