Rp 90 triliun Dana Daerah Masih Tersimpan di Bank


TEMPO Interaktif, Jakarta:Rp 90 triliun Dana Daerah Masih Tersimpan di Bank


Jakarta—Dana milik pemerintah daerah yang 'ngendon' di perbankan masih sangat besar. Hingga April lalu, sekitar Rp 90 triliun dana milik pemerintah daerah, kabupaten atau provinsi masih belum tersalurkan. Dana tersebut masih tersimpan di bank dalam bentuk tabungan, giro dan deposito.

Dana ini, menurut Gubernur Bank Indonesia Burhanuddin Abdullah, mayoritas hanya digunakan untuk kebutuhan operasional pemerintah daerah dan tidak hanya disimpan di Bank Pembangun Daerah. Masih tingginya dana di daerah, menurut dia, belum tersalurkan disinyalir sebagai salah satu penyebab masih rendahnya pergerakan sektor riil terutama di daerah-daerah.

"Ini suatu jumlah yang sangat besar jika ini bisa dimanfaatkan digerakkan maka bisa jadi motor ekonomi yang sangat berarti di daerah," ujar Burhanuddin rapat dengar pendapat dengan Komisi Keuangan dan Perbankan DPR RI di Jakarta, Senin (21/5).

Burhanuddin menambahkan jika dana yang ada di daerah tersebut dapat dimanfaatkan untuk pembangunan di daerah. Di samping itu juga dapat meningkatkan perekonomian di daerah tersebut, "Ini juga akan mengurangi beban ekonomi, dan beban Bank Indonesia dari SBI, "ujarnya.

Dia berharap agar dana yang sudah dialokasikan tersebut dapat tersalurkan dengan semestinya dibuat suatu jadwal yang jelas untuk penggunaan uang tersebut. Sehingga penarikan dari uang juga bisa terencana dengan baik. "Kalau terencana dengan baik akhirnya kan tidak membebani negara, " kata Burhanuddin.

Suryani Ika Sari

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO