Rabu, 23 Mei 2007 | 00:37 WIB
Tersangka Pembunuh Agen Litvinenko
Topik
TEMPO Interaktif, London: Para jaksa Inggris mendesak Rusia untuk segera mengekstradisi Andrei Lugovoi atas tuduhan pembunuhan dalam kematian bekas agen Soviet Alexander Litvinenko yang diracun. "Bukti-bukti yang dikirimkan kepada kami oleh polisi telah cukup menuntut Andrei Lugovoi sebagai pembunuh Litvinenko dengan racun," kata Direktur Penuntutan Umum Kejaksaan Inggris, Ken Macdonald, kemarin di London.
Litvinenko, 43 tahun, tewas akibat racun polonium-210 di rumah sakit London pada 23 November tahun lalu. Disebut-sebut Presiden Vladimir Putin berada di belakangnya. Tapi Moskow membantahnya. Istri Litvinenko, Marina, kemarin berharap keadilan ditegakkan dalam kasus itu. AP/dwi
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
Berita Utama Dunia
- Album Pribadi Tsar Rusia Ditemukan di Museum Kecil
- Rumah Barbie di Berlin Diprotes Aktivis Feminisme
- Tersangka Bom Boston Dendam ke Amerika
- Amerika Serikat dan Turki Menekan Suriah
- Arab Saudi Resmi Larang Twitter
- Armin Wertz, Kontributor Tempo, Ditahan di Suriah
- Amerika Minta Taiwan dan Filipina Damai













