Penderita AIDS di Jakarta Pusat Tertinggi
Topik
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Jakarta Pusat tercatat memiliki kasus HIV/AIDS tertinggi se-Ibu Kota. Sampai akhir tahun 2006 lalu, di wilayah ini terdapat 1095 kasus dari 2565 kasus di seluruh DKI Jakarta.
"Lebih dari 70 persen terinfeksi melalui penyalahgunaan jarum suntik narkoba," kata Kepala Suku Dinas Kesehatan Masyarakat Jakarta Pusat Sugandi kepada wartawan, Kamis (24/5), di Jakarta. Data itu mendudukkan pengguna narkoba di peringkat pertama yang banyak terkena HIV/AIDS. Sementara waria menduduki posisi kedua dengan angka 21,6 persen, disusul pekerja seks dengan prosentase 6,4 persen dan sisanya diderita oleh para gay.
Angka tersebut, menurut Sugandi, untuk tahun ini bisa lebih besar karena masih banyak penderita yang enggan memeriksakan diri. Padahal, pusat kesehatan masyarakat di Jakarta Pusat seperti di Gambir dan Tanah Abang, sudah melayani konseling dan penyuluhan secara rutin. Bila hasil uji laboratorium menyatakan pasien yang diperiksa positif terinfeksi maka ia akan langsung dirawat di puskesmas tersebut.
Mustafa Silalahi













