Boeing Segera Terbangkan 787 "Dreamliner"
Topik
TEMPO Interaktif, New York:
Ekbis: Friday, 25/May/2007 09:58:21
Produsen pesawat terbang Boeing akan segera merealisasikan peluncuran produk terbaru mereka dari generasi 787 yang diberi seri "Dreamliner".
Dreamliner pertama dijadwalkan rampung digarap 8 Juli nanti. Sedangkan penerbangan perdana setidaknya bisa dilakukan Agustus mendatang.
"Peluncuran pesawat ini secara komersial pada May tahun depan sudah sesuai jadwal," kata pimpinan proyek Boeing's 787 Mike Bair, kemarin.
Bair menuturkan, uji penerbangan pertama pada seluruh armada 787 akan dilakukan akhir tahun ini. Menurut dia, diperlukan waktu tambahan menjelang peluncuran pesawat ini secara komersial untuk mengantisipasi adanya beberapa masalah yang ditemukan selama uji terbang.
"Kami akan waktu tambahan itu untuk tes tambahan jika memang ditemukan suatu masalah," ujarnya.
Boeing 787 'Dreamliner' dirancang menjadi pesawat komersial terbesar. Dengan kecepatan terbang 647 mil per jam, Dreamliner dirancang mampu mengangkut 250 hinga 350 penumpang.
Keunggulan lainnya, 787 juga mampu mengarungi 14.500 kilometer. Pesawat raksasa ini juga 20 persen lebih hemat dalam penggunaan bahan bakar, dibandingkan pesawat seukurannnya.
Sejak ditawarkan April 2004, Boeing sukses mencetak 500 pesanan pembuatan pesawat ini. Sebagian besar dari maskapai pernerbangan utama di dunia.
Sukses pesawat baru ini meletakkan kembali Boeing sebagai produsen pesawat terbang terbesar di dunia, menggeser posisi yang sebelumnya ditempati Airbus.
AFP/AGOENG WIJAYA
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Ngos-ngosan Naik Tangga? Performa Seksual Jelek
- Mendagri Siap Copot Bupati Theddy Tengko
- Kejagung Tahan 2 Tersangka Korupsi Kredit BJB
- Surabaya Butuh Rp 10 M buat Tutup Lokalisasi Dolly
- Ngaku Anak Kapolri, Wanita Ini Dipenjara
- Twitter Dipo Soal Franz Magnis Dinilai Tak Pantas
- Tunisia Tahan Amina Tyler, Demonstran Bugil
Berita Utama Bisnis
- Pemerintah Ajukan Dana BLSM Rp 11,6 Triliun
- 22 Bank Dilibatkan dalam Program Pembiayaan Rumah
- Dua Jurus Chatib Basri Meredam Inflasi
- Hari Ini, Chatib Basri Bahas APBN Perubahan 2013
- Freeport Berhenti, Negara Rugi US$ 1,82 Juta/Hari
- ESDM: Seluruh Korban Longsor Freeport Ditemukan
- Harga BBM Naik, Pemerintah Bikin Tim Sosialisasi













