46 Kelurahan di Jakarta Barat Rawan Kebakaran


Grafis Terkait

TEMPO Interaktif, Jakarta:

Suku Dinas Kebakaran Jakarta Barat mencatat sebanyak 46 dari 56 kelurahan di Jakarta Barat rawan kebakaran. ''Dari Januari sampai Mei tahun ini sudah 72 kebakaran terjadi dengan kerugian 22,4 Miliar,'' kata H
Rohmat , Juru bicara Suku Dinas Kebakaran Jakarta Barat kepada Tempo hari ini.

Menurut dia, wilayah yang sering dilanda kebakaran adalah Kecamatan Tambora dan Kecamatan Cengkareng. Karena kondisi di sana adalah permukiman kumuh yang padat sehingga pada saat terjadi kebakaran api dengan mudah menjalar ke rumah lainnya.

Faktor penyebab kebakaran tertinggi di Jakarta Barat disebabkan oleh aliran listrik, puntung rokok yang masih menyala, dan kompor meledak. "Memasuki musim kemarau, kebakaran sering menjadi ancaman," ujarnya.

Untuk meminimalisir kebakaran, Dinas Kebakaran Jakarta Barat telah menyiapkan 950 orang telah dilatih sebagai barisan pemadam kebakaran di tingkat RW. Sebanyak 5438 alat pemadam kebakaran telah didistribusikan ke tingkat RT dan RW yang rawan kebakaran. Pemadam juga telah memasang smart alarm di rumah warga untuk menditeksi kebakaran secara dini.

Seperti diberitakan sebelumnya, sebanyak 1084 jiwa warga Kelurahan Duri Selatan Tambora, Jakarta Barat kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran Selasa pekan lalu. Meskipun tak ada korban jiwa, sedikitnya 500 rumah hangus terbakar.

Rudy Prasetyo

Komentar (1)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
0
0
Ya. Selain hal2 yang diatas, sebaiknya dilakukan pengusutan atas terjadinya kebakaran. Karena ada kemungkinan itu adalah perbuatan seseorang yang dilakukan dengan sengaja. Selama ini, tidak pernah ada yang menjadi tersangka kasus kebakaran sama sekasi.
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X