Laju BI Rate Bulan Depan Belum Dipastikan
TEMPO Interaktif, Jakarta:Bank Indonesia belum bisa memastikan tingkat suku bunga (BI rate) bulan depan. Kendati resiko usaha sudah cukup baik, tapi tingginya dana jangka pendek saat ini masih berpotensi risiko bagi penurunan suku bunga bulanan.
Deputi Gubernur Bank Indonesia Hartadi A. Sarwono mengatakan, dalam menetapkan reference rate, bank sentral selalu mempertimbangkan beberapa faktor.
Selain inflasi, faktor lain yang dipertimbangkan adalah tingkat resiko usaha, differential rate atau margin bunga luar negeri terutama the Feds Fund, dan kondisi likuiditas dalam negeri.
“Resiko usaha sudah saya pikir cukup baik, tapi bisa saja ada resiko yang besar karena likuiditas shor term yang masih sangat besar,” kata Hartadi.
Menurut dia, salah satu indikator membaiknya resiko usaha dalam negeri saat ini adalah government bond yang cukup baik. Rating yang dikeluarkan oleh beberapa lembaga rating internasional juga menunjukkan perbaikan.
“Karena itu kami harus memperhatikan apakah resiko usaha di Indonesia benar sudah turun atau tidak, sehingga marginnya (BI rate) bisa diturunkan,” ujarnya.
AGOENG WIJAYA
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Berita Utama Bisnis
- KRL Mania: Tarif Progresif Untungkan Konsumen
- Dahlan: Lima Holding Saja Sudah Alhamdulilah
- Sri Mulyani Masuk 100 Wanita Berpengaruh Forbes
- DPR Minta Konstruksi Terowongan Freeport Diaudit
- Impor Mesin Domestik Sulit Ditekan
- Indonesia Butuh 2 Kawasan Industri Aviasi Terpadu
- Pemerintah Ajukan Dana BLSM Rp 11,6 Triliun














