Bukit Asam Akan Akuisisi Perusahaan Tambang


TEMPO Interaktif, Jakarta:PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) merencanakan untuk mengakuisisi 11 perusahaan tambang batubara di Kalimantan. Ekspansi usaha ini dilakukan melalui anak perusahaannya, PT Bukit Asam Prima, yang baru didirikan April 2007 lalu.

Direktur Utama Sukrisno menuturkan, dana akuisisi akan diambil dari kas internal perseroan sebesar Rp 1,6 triliun. "Jika masih kurang, ada kemungkinan akan meminjam dari bank," papar dia pada acara Indonesia Investor Forum 2 di Jakarta, kemarin.

PT United Tractor Tbk. juga sedang menjajaki rencana akuisisi empat perusahaan tambang batubara di Kalimantan Timur dan Selatan melalui anak perusahaannya PT Pamapersada Nusantara. Hal ini dikemukakan Presiden Direktur PT United Tractors, Djoko Pranoto, pada acara yang sama.

Baik Sukrisno maupun Djoko Pranoto belum bisa menyebutkan perusahaan tambang mana saja yang sudah dijajakinya. Menurut Djoko, PT United Tractor mentargetkan untuk mengakuisisi tambang batubara yang telah memiliki deposit minimal 20-30 juta ton.

Sedangkan Sukrisno menjelaskan, saat ini kapasitas produksi anak perusahannya PT Bukit Asam Prima baru mencapai 1 juta ton per tahun. “Setelah adanya akuisisi, diharapkan kapasitas produksi meningkat 3 juta ton per tahun,” jelas dia.

PT Tambang Batubara Bukit Asam tahun ini mentargetkan pertumbuhan pendapatan bersih sebesar 20 persen dari 2006 sebesar Rp 3,53 triliun dengan laba melebihi tahun sebelumnya. Kuartal I 2007, perusahaan sudah mengantongi laba bersih Rp 198,7 miliar, naik 185 persen dibanding periode sama tahun 2006.

Sementara PT United Tractors kuartal I 2007 mencatat penjualan bersih Rp 3,7 triliun, naik 5,7 persen dari periode sama 2006 yang Rp 3,5 triliun. Tahun ini, perseroan mentargetkan pendapatan dan laba bersih dapat tumbuh sebesar 20-25 persen.

Analis PT Sarijaya Permana Sekuritas Rafdi Prima mengatakan rencana akuisisi yang akan dilakukan kedua perusahaan tersebut dinilai cukup positif, mengingat batubara merupakan kebutuhan energi alternatif yang terus meningkat. “Ekspansi usaha yang dilakukan perusahan ke depan masih prospektif,” katanya.

Untuk itu, Rafdi merekomendasikan beli untuk saham United Tractor target level bisa ke Rp 7.800 per saham. Sedangkan untuk saham PT Tambang Batubara Bukit Asam tahan dulu. “Harga masih cenderung konsolidasi,” jelas dia.

I Wahyudin Fahmi/Muchtar Wijaya

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X