Cikungunya Serang Ratusan Warga Tangerang
Topik
TEMPO Interaktif, Tangerang:Ratusan warga di tiga rukun tetangga (RT) Desa Kayu Agung, Kecamatan Sepatan, Tangerang terjangkit Cikungunya. Warga mengaku mengalami nyeri sendi dan kelumpuhan sejak tiga pekan terakhir ini.
Ketua RT 05, Masim, 55 tahun, mengaku tidak bisa berbuat apa pun dan hanya bisa duduk-duduk di rumahnya hampir satu bulan ini. Rasa nyeri di sekujur badan dan persendian menular juga kepada lima anggota keluarganya.
"Hampir satu kampung ini terserang demam dan nyeri persendian, tapi hingga sejauh ini belum ada reaksi apapun dari pemerintah meski kami sudah melaporkannya," kata dia.
Cikungunya telah menyerang warga desa itu sejak awal Mei lalu. Ratusan warga di RT 05, RT 04. dan RT 02 terkena Cikungunya. Mereka mengalami mati rasa di berbagai persendian tubuh serta rasa nyeri dan linu. Akibatnya mereka tidak bisa beraktivitas.
Setiap hari jumlah warga yang terserang penyakit itu terus bertambah. Masuroh, 40 tahun, misalnya selama seminggu terahir badannya merasa kaku dan nyeri. "Kini seluruh persendian tubuh saya tidak bisa digerakkan," ujarnya. Ia mengaku dua orang anaknya turut terjangkit penyakit aneh itu.
Berdasarkan pengamatan Tempo, warga yang terkena penyakit itu berada di daerah pemukiman padat. Lingkungan tempat mereka tinggal terlihat kotor dan bau. Sampah berserakan di mana-mana, selokan air mampet sehingga membuat air tergenang. Rumah mereka kebanyaknya berdinding geribik dan berlantai tanah.
Joniansyah
Komentar (1)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Survei: Jerman Negara Terpopuler di Dunia
- Korban Serangan Brutal di London Tentara Baik Hati
- Istana Nilai Protes Penghargaan SBY Salah Kaprah
- Pelaku Pembantaian London, Pemuda Kelas Menengah
- Perwira Polisi Sabang Gegerkan Warga
- PKS: Rotasi Anggota di DPR Bukan untuk Serang KPK
- Pramono Edhie Bisa Ikut Konvensi Demokrat













