Ancaman Sanksi Golkar Dinilai Berlebihan


TEMPO Interaktif, Jakarta:
Politikus Partai Golongan Karya Slamet Effendy Yusuf menilai langkah Dewan Pimpinan Pusat partainya yang akan memberi sanksi kepada anggota DPR Yuddy Chrisnandy sebagai hal yang berlebihan. "Dewan Pimpinan sebaiknya tidak usah bertindak seperti itu," katanya kepada Tempo, Kamis (7/6).

Slamet mengganggap tindakan Yuddy yang bersikeras agar Presiden Yudhoyono datang untuk menghadiri interpelasi sebagai sikap yang wajar. Menurutnya, sebagai penggagas interpelasi, tentu saja anggota Komisi Luar Negeri itu ingin agar interpelasi berjalan maksimal.

Slamet, yang juga Ketua Badan kehormatan DPR, itu kemudian menyinggung ucapan Ketua Umum Golkar Yusuf Kalla yang mengganggap wajar penundaan sidang paripurna yang mengagendakan interpelasi. "Dalam politik, dinamika seperti itu kan biasa."

Sebelumnya, Dewan Pimpinan Partai Golkar diberitakan akan memberikan sanksi kepada anggota Komisi Luar Negeri DPR Yuddy Chrisnandy. Ia dianggap melanggar keputusan Fraksi Golkar yang akan menerima para menteri yang mewakili Presiden untuk menjelaskan tentang dukungan pemerntah atas resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa terhadap Iran.
Gunanto E.S

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X