Hadiyanto Menjadi Komisaris Utama Garuda


TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Sofyan Djalil merombak Dewan Komisaris PT Garuda Indonesia dan PT PLN.

Pelantikan dilakukan secara on paper atau tanpa seremonial, Jumat (8/6).

Para komisaris baru dari dua lembaga itu hanya datang untuk meneken surat pengangkatan. Komisaris Utama Garuda kini dipegang oleh Hadiyanto yang sebelumnya Direktur Jenderal Pengelolaan Kekayaan Negara Departemen Keuangan.

Adapun Dewan Komisaris PLN mendapat tambahan seorang anggota yakni Rahmat Waluyanto, Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Departemen Keuangan.

"Pergantian ini untuk penyegaran," kata Sekretaris Kementerian Negara BUMN Said Didu di kantornya, Jumat (8/6)

Pemerintah mencopot lima komisaris Garuda dan menggantinya dengan Sahala Lumbangaol, Wendi Aritenang, Hadiyanto, Abdul Gani, dan Adi Rahma Adiwoso. Abdul Gani, sebelumnya komisaris utama, kini menjadi komisaris Anggota.

l Wahyudin Fahmi

Komentar (1)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
0
0
Salut GIA telah meraih keuntungan cukup signifikan, dalam sejarah bisnis penerbangan di Indonesia. Ingat Garuda adalah satu2nya yg setiap saat membawa Lambang Negara pada badan pesawatnya> ke berbagai negara dan wilayah.terbanglah terus Garudaku, meski aku jarang banget naik Garuda karena tiketnya agak tinggi, tp seimbanglah dengan servisnya.
; $foto_slide_judul =

Musik/Film

; $foto_slide_judul =

Musik/Film