F-PPP Tolak Kerjasama Pertahanan Dengan Singapura
TEMPO Interaktif, Jakarta: Fraksi Partai Persatuan Pembangunan Dewan Perwakilan Rakyat, secara resmi menolak meratifikasi perjanjian kerjasama pemerintah Indonesia dengan Singapura. Sikap Penolakan tersebut disampaikan Ketua Fraksi PPP Lukman Hakim Saefuddin kepada Wakil Ketua DPR Soetardjo Soeryoguritno, Senin (11/6) .
Sikap fraksi ini menurut Lukman, sudah diketahui Ketua Umum PPP Suryadharma Ali. "DCA (Defance Cooperation Agreement) sangat mengganggu kedaulatan Indonesia," kata Lukman di gedung Nusantara III DPR, Jakarta.
Soetardjo sendiri menyatakan dirinya senang dengan sikap yang sudah ditetapkan fraksi PPP itu. Dia berharap sikap ini diikuti fraksi lain. "Saya berharap semua fraksi menolak draft perjanjian kerjasama pertahanan dengan Singapura," kata politisi dari Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan ini.
Erwin Dariyanto
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Mobil-mobil Keren di Film `Fast & Furious`
- Pengacara PKS Bungkam Soal Pelat Nomor Palsu
- Dahlan Iskan Semangati 10 Ribu Guru di Bogor
- Karena Cantik, Wanita ini Tidak Bisa Bekerja
- Wapres Barcelona: Mourinho Itu Momok bagi Spanyol
- Jokowi: Siapa Saya, Kok Dibikinin Film?
- Dugaan Korupsi Rp 700 Miliar, Menteri Nuh: Saya Pelajari
Berita Utama Nasional
- Atase AS: Tak Tahu Pesawatnya Mendarat di Aceh
- Calon KSAD Moeldoko Diingatkan 'Operasi Sajadah'
- Kurikulum 2013, Guru Diminta Aktif Kaji dan Kritik
- Soal Labora Sitorus, Ini Janji Timur Pradopo
- Pesawat Militer AS Mendarat Tanpa Izin di Aceh
- KPK Masih Tunggu Hasil Audit Kerugian Hambalang
- Presiden Tunjuk Letjen Moeldoko sebagai KSAD













