Penyebab Kebakaran Jelambar Belum Diketahui
TEMPO Interaktif, Jakarta:Belum ada satu pun warga yang bisa memastikan sumber percikan api yang menghanguskan sejumlah rumah dan sebuah perusahaan di Jl, Perdana, Jelambar, Jakarta Barat.
“Persisnya saya tidak tahu,” ujar Budi, 55 Tahun, warga Jl. Sengon No. 9, Kelurahan Wijaya Kusuma, Kecamatan Grogol Petamburan kepada Tempo Selasa, (12/6).
Kobaran api Budi ketahui melalui teriakan warga. “Kira-kira pukul 23.00,” kata dia. Budi yang masih terjaga kemudian keluar rumah dan mendekati api yang berkobar dari perusahaan OIC. OIC merupakan perusahaan penyedia jasa perlengkapan pameran.
Menurut penuturan salah seorang petugas satpam perusahaan itu, kata Budi, kobaran api berasal dari belakang perusahaan. Meski demikian, petugas juga tidak mengetahui dari mana sumber api itu.
Hal yang sama dinyatakan oleh Eka, 17 tahun. “Saya tidak tau. Soalnya saya lagi tidur,” ujar Siswi Sekolah Menengah Umum 19, Jakarta Barat ini.
Sewaktu keluar rumah, kata Eka, kobaran api sudah membesar. Eka bergegas berlari menjauh dan menghubungi orang tuanya yang sedang berada di luar rumah melalui pesan singkat telepon genggam.
Tak lama berselang, ayah Eka datang dan nekat mendekati rumah untuk menyelamatkan barang-barang yang dianggap penting dan mudah diangkut. “Kami cuma bisa menyelamatkan surat-surat berharga, televisi, kipas angin, dan pakaian,” kata Eka.
Eka dan keluarga menghuni sebuah rumah petak berukuran 3x8 meter persegi. Di sekitar rumahnya, terdapat sekitar 50 rumah warga yang berukuran hampir sama dengan jarak yang saling berdekatan. ?Sebagian tembok rumah warga menempel dengan perusahaan,? kata Eka.
Akses jalan di sekitar pemukiman itu hanya berukuran sekitar 2 meter. Kondisi itu menyebabkan petugas pemadam kebakaran kesulitan untuk menjangkau kobaran api.
Petugas pemadam kebakaran setidaknya menurunkan sekitar 19 mobil pemadam. Jumlah sebanyak itu dikerahkan untuk menyiasati keterbatasan panjang selang.
Untuk mendapatkan sumber air, petugas menjulurkan dua buah selang berdiameter 15 dan 8 centimeter ke dalam kali Angke. Air yang mengalir di selang kecil besar di pompa dari mesin pompa portabel. Sedangkan yang besar menggunakan penyedot yang digerakkan dari mesin mobil dinas pemadam.
Air yang tertampung dalam mobil kemudian disalurkan ke mobil yang lain menggunakan selang. Jarak antar mobil diperkirakan sekitar setengah lapangan bola.
Upaya pemadaman dilakukan dengan berbagai cara. Untuk menghindari perluasan api, petugas terpaksa menjebol tembok perusahaan Perdana Teknik yang berada di sisi kiri OIC. Selain itu, petugas juga meminta sejumlah warga untuk turun membantu menggunakan sebuah selang air yang menjulur dari arah belakang pemukiman.
Diperkirakan, terdapat sekitar 35 rumah warga dan sebuah perusahaan yang hangus dilalap jago merah. Belum diketahui berapa nilai kerugian yang diakibatkan. Begitupun dengan keterangan mengenai korban jiwa.
Riky Ferdianto
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Angelina Jolie Tanpa Bra Versi Pelukis Swedia
- Duel Kunci Borussia Dortmund Vs Bayern Muenchen
- Petro China Tegaskan Sumur Migasnya Kantongi Izin
- FOTO: Ditabrak Burung, Pesawat Mendarat Darurat
- Pertumbuhan Sel Otak Hapus Memori Masa Batita
- Dortmund Vs Bayern: Final Komplet Buat Klopp
- Ahok: KJS Baru Jalan Sudah 'Diributin'
Berita Utama Metro
- Dua Kelompok Napi Salemba Bentrok
- Akan Diinterpelasi Soal KJS, Jokowi: Siap Grak!
- Lulus 100 Persen, Siswa SMAN 8 Ingin Traktir Guru
- Jokowi: Pejabat Dilarang Menerima dan Menjanjikan
- Jokowi: Rumah Dinas Lurah dan Camat Akan Dicabut
- Jakarta Bakal Punya Pedestrian Melayang
- Istri Perwira Polisi Dirampok di Tol Jagorawi














