Peluang Penguatan Indeks Masih Terbuka
TEMPO Interaktif, Jakarta:Indeks Harga Saham Gabungan di perdagangan Bursa Efek Jakarta hari ini diperkirakan masih akan terus mengalami penguatan.
Praktisi pasar modal Hendra Bujang mengatakan indeks diperkirakan akan menguat hingga menyentuh level di atas 2.100. "Kecenderungan hari ini indeks akan bergerak di level 2.130-2.140, "kata Hendra saat dihubungi Tempo, Rabu (13/6).
Dalam penutupan perdagangan kemarin, indeks ditutup menguat 24,551 poin atau 1,18 persen menjadi 2.108,580 dari sebelumnya 2.084,029.
Hendra menambahkan, penguatan indeks hari ini masih dipengaruhi oleh faktor-faktor fundamental seperti adanya pembagian deviden dari bank-bank besar tanah air, seperti Bank Mandiri, BRI dan kinerja laporan keungan.
Hendra juga mengatakan saham-saham yang akan menguat di lantai bursa masih didominasi oleh saham telekomunikasi seperti PT Telkom Tbk., perbankan yakni BRI dan Mandiri dan saham pertambangan seperti Antam, INCO.
Hendra mengingatkan dalam perdagangan hari ini perlu diwaspadai kemungkinan penurunan harga nikel internasional. Pasalnya, turunnya harga nikel internasional dapat menyebabkan jatuhnya saham INCO dan Antam.
"Dua saham itu bisa terkoreksi. Tentunya juga aksi profit taking (ambil untung) masih terbuka untuk melemahkan indeks, "katanya.
Suryani Ika Sari
Komentar (0)
Berita Terkait
Foto Terbaru
Top Stories
Editor's Choice
- Platini: Israel Juga Berhak Main Bola
- Seorang Pelajar di Bima Todong Polisi dengan Pistol
- Ini Cara Rumah Sakit Bisa Ambil Untung dari KJS
- Ini Penyebab Rumah Sakit Swasta Ributkan Soal KJS
- Polisi Pelototi Pelat Nomor Kendaraan Pembeli BBM
- Harga BBM Naik, Sorgum Alternatifnya
- KRL Ekonomi Dapat Subsidi Terbanyak
Berita Utama Bisnis
- Bisnis MLM QNet Diduga Tipu Rp 1,6 Miliar
- Rapat Paripurna APBN Perubahan Diwarnai Interupsi
- Pekan Depan, Harga BBM Pasti Naik
- Golkar: Jika BBM Naik, Papua Akan Mendapat Berkah
- Soal Kondom Meoong, Ini Kata Ketua Forum Pemred
- Cuaca Buruk, Bandara Adisucipto Ditutup
- Mark Zuckerberg Dicecar Pemilik Saham Facebook



