Topik
Infografis
Iran Kecam Penghargaan Ksatria Buat Salman Rushdie
TEMPO Interaktif, Teheran: Iran hari ini mengecam keputusan Inggris memberi penghargaan Ksatria buat pengarang Salman Rushdie yang bersembunyi selama satu dekade. Rushdie "petak umpet" setelah pemimpin spiritual Republik Islam itu menjatuhkan fatwa mati kepadanya.
Juru bicara Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Ali Hosseini menyebut keputusan pemberian gelar tertinggi kepada Rushdie yang menulis novel kontroversial "The Satanic Verses", telah melukai dunia Muslim.
"Penghargaan seseorang yang diantara karakter yang paling dibenci masyarakat islam menunjukkan anti Islam oleh pejabat tinggi Inggris," kata Hosseini dalam konferensi persnya di Ibu Kota Teheran.
Rushdie bersembunyi setelah Ayatollah Khomeini meluncurkan fatwa pada 1989, meminta orang Muslim membunuh pengarah itu karena novelnya melecehkan Islam. Pemerintah Iran pada 1998 mengumumkan tak bakal mendukungnya tapi juga tak bisa mencegah fatwa itu.
Keputusan penghargaan Ksatria kepada Rushdie diumumkan kemarin di London. Selain Rushdie, penghargaan juga diberikan kepada reporter jaringan CNN Christiane Amanpour, seorang agen intelejen dobel KGB dan sejumlah nama lainnya. AP/AFP/dwi