Abilio Dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Dharmaloka

TEMPO Interaktif, Jakarta:Ribuan warga mendatangi Taman Makam Pahlawan Dharmaloka Kupang untuk memberi penghormatan terakhir kepada Abilio Jose Osorio Soares. Bekas Gubernur Timor Timur tersebut dimakamkan dalam upacara militer.

Tembakan salvo dari para prajurit pengawal jenazah
sebanyak 10 kali pertanda jasat Abilio segera dimasukan ke liang lahat. Beatris Osorio Soares, 86 tahun, ibu kandung almarhum ikut hanyut dalam duka. Begitu pula dengan isteri Abilio, Maria Angela Correia de Lemos Osorio Soares, sedih ditingalkan pejuang integrasi Timor Timur ke wilayah Republik Indonesia pada 1975 silam itu.

Mantan Panglima Komando Strategi TNI Angkatan Darat Letnan Jenderal Purnawirawan Prabowo Subianto tak dapat
menahan rasa duka sampai akhirnya meneteskan air mata.
Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur Frans Leburaya, yang bertindak sebagai inspektur upacara sempat menghentikan sambutannya karena menahan rasa sedihnya.

Situasi yang sama terjadi di rumah duka saat misa
pemakaman berlangsung. Lebih dari 3.000 warga hadir dan
memberikan penghormatan terakhir. Pada saat para pelayat
mendapat kesempatan untuk memberikan pengormatan terakhir, nampak pintu masuk ke ruangan tengah, tempat di mana jenasah Abilio disemayamkan menjadi sesak.

"Abilio pantas dimakamkan di tempat terhormat. Dia adalah pejuang sejati. Pengorbananya sangat besar. Dia berjuang untuk kesejahteraan rakyat Timor Timur sejak 1950, ketika ia masih remaja," kata Prabowo.

Abilio meninggal Minggu lalu dalam usia 60 tahun. Ia meninggalkan seorang istri dan empat orang anak. Almarhum selama dua tahun terserang penyakit kanker.

Jems de Fortuna