Pemerintah Matangkan Rencana Revitalisasi Pabrik Gula
Topik
TEMPO Interaktif, Surabaya:Pemerintah akan membahas rencana revitalisasi pabrik gula dalam rapat yang dipimpin Wakil Presiden Jusuf Kalla di Bandar Udara Juanda, Graha Amukti Praja Wijaya I, Rabu (20/6) sore ini.
Rapat akan dihadiri Menteri Pertanian Anton Apriantono, Menteri Perindustrian Fahmi Idris, Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Negara BUMN Sofyan Jalil, dan Menteri Negara Perencanaan Pembangunan/Kepala Bappenas Paskah Suzetta.
Menurut informasi dari Biro Pers dan Media Massa Sekretariat Wapres, rapat akan mematangkan rencana revitalisasi pabrik gula dan membahas hasil peninjauan empat pabrik gula di pulau Jawa dan pertemuan dengan para petani tebu.
"Pemerintah sudah punya program tapi kami meminta masukan, saran, dan kritik dari para petani," kata Kalla dalam temu wicara dengan petani tebu di Pabrik Gula Rendenga, Kudus, Jawa Tengah.
Dalam kunjungan kerjanya ke pabrik gula terungkap masalah yang menjadi kendala produksi gula di antaranya rendahnya persentase rendemen (kadar gula dalam setiap kilogram tebu yang diolah). Persentase rendemen hanya 6 persen di mana negara produsen gula lainnya seperti Brazil dapat rendemen berkisar 10-14 persen.
Rendahnya rendemen tersebut diakibatkan efisiensi mesin produksi yang sudah tua serta kualitas tanaman tebu. Kalla mengatakan, langkah yang rencananya akan ditempuh adalah peremajaan mesin pabrik yang diperkirakan akan memakan dana sekitar Rp 5 triliun. Selain itu Kalla juga menekankan pentingnya pengunaan bibit unggul secara disiplin.
Hari ini Kalla meninjau Pabrik Gula Semboro di Jember dan Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia di Pasuruan, Jawa Timur. Kemarin, Kalla telah mengunjungi pabrik gula Jati Tujuh Majalengka, Pabrik Gula Trangkil Pati, dan Pabrik Gula Rendeng Kudus.
Oktamadjaya Wiguna
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
Berita Utama Bisnis
- Pengusaha Mebel Ingin Kepastian Harga BBM
- SBY Masih Rahasiakan Soal Menteri Keuangan Baru
- Pasar Kosmetik Ditargetkan Tembus Rp 11 Triliun
- Hatta Tanda Tangani Surat Pemberhentian Oknum Pajak
- ASEI Raih Peringkat BBB- Dari Fitch Ratings
- Merek Asli Indonesia Bakal Bangkit Lagi
- Harga Properti Kelas Menengah Melambung













