Gempa di Maluku Selatan Tidak Berpotensi Tsunami

TEMPO Interaktif, Jakarta:
Kepala Pusat Gempa Nasional Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG), Suharjono, mengatakan gempa bumi berkekuatan 6,3 pada skala richter yang terjadi pukul 21.34 malam tadi di Maluku Selatan tidak akan menimbulkan tsunami. "Pusat gempa terlalu dalam. Tidak akan disusul tsunami," katanya saat dihubungi Tempo, Senin (2/7) pagi.

Menurutnya, tsunami hanya mungkin terjadi jika pusat gempa kurang dari 30 kilometer di dasar laut. Data dari BMG menyebutkan, pusat gempa berada di titik 6.09 LS - 130.64 BT, sejauh 220 kilometer lepas pantai kota Saumlaki, dengan kedalaman 103 kilometer di bawah laut. "Guncangannya sangat terasa di Kota Saumlaki," katanya.

Ia menambahkan, kemungkinan terjadi gempa susulan juga sangat kecil. Sebab, menurutnya, gempa yang terjadi di kedalaman lebih dari 100 kilometer di bawah laut sangat jarang diikuti gempa susulan. "Bisa saja ada gempa susulan, tapi frekuensinya sangat jarang dan kemungkinannya sangat kecil," katanya.

Hingga pagi ini pihaknya mengaku belum mendapat laporan kerusakan yang terjadi di wilayah Maluku Selatan, khususnya di kota Saumlaki. Sebab-sebab gempa hingga kini juga belum diketahui secara pasti. Dwi Riyanto Agustiar