Panitia Seleksi KPK Kurang Asertif
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Panitia seleksi calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dinilai kurang asertif (mampu) dalam menjaring calon. "Mereka (panitia) terkesan tidak percaya diri," kata anggota Komisi Hukum Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Nursyahbani Katjasungkana, Selasa (3/7).
Menurut Nursyahbani, ketidakmampuan panitia untuk mengkomunikasikan apa yang dirasakan dan dipikirkan kepada pihak lain mengakibatkan minimnya calon yang mendaftar.
Sehingga, kata politikus dari Partai Kebangkitan Bangsa ini, yang mendaftar untuk ikut seleksi pimpinan KPK hanya orang yang melamar untuk mencari pekerjaan. "Padahal kita sedang mencari orang untuk menegakkan hukum," ujarnya.
Saat ini, panitia sudah menjaring 597 pelamar untuk mengikuti seleksi pimpinan KPK. Beberapa nama peserta seleksi adalah staf KPK, jaksa, polisi, budayawan dan praktisi hukum.
Rini Kustiani
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Lepas Empat Istrinya, Eyang Subur Tak Perlu Cerai
- Muslim Myanmar Hanya Boleh Punya 2 Anak
- Djokovic Bisa Jegal Nadal di Semifinal
- Saksi Penyerangan Cebongan Tak Mau Beri Keterangan
- MI5 Dituding Coba Rekrut Tersangka Kasus Woolwich
- Bupati Aceh Utara Dianggap Berpikiran Sempit
- FOTO: Pamer Aksi Bintang Dunia di Singapura
Berita Utama Nasional
- Istana: SBY Tak Silau oleh Penghargaan ACF
- WHO Diminta Tak Pangkas Anggaran ke Asia Tenggara
- Busyro: KPK Bisa Segera Tahan Andi Mallarangeng
- Begini Sukotjo Antar Duit Rp 2 Miliar ke Djoko
- Ahmad Rozi Akui Diminta Luthfi Siapkan Data Daging
- Eksekusi Supersemar, Kejaksaan Cari Berkas Putusan
- Revitalisasi Situs Soekarno Rp 44,5 Miliar














