BI: Belanja Modal Daerah Tak Seragam


Grafis Terkait

TEMPO Interaktif, Jakarta:Belanja modal Anggaran Pendapatan Belanja Daerah selama semester pertama 2007 belum seragam.

Gubernur Bank Indonesia Buhanuddin Abdullah mengatakan, belum meratanya belanja modal anggaran daerah amat terkait dengan fungsi intermediasi.

“Rendahnya belanja modal APBD berarti kredit dari perbankan di daerah juga akan rendah,” kata Burhanuddin dalam acara Penandatangan Surat Pemberitahuan Persetujuan Pemberian Kredit (SP3K) di Gedung Bank Indonesia.

Kesimpulan itu didapat setelah Burhanuddin menggelar pertemuan dengan seluruh pimpinan Kantor Bank Indonesia di seluruh Indonesia.

Ada beberapa daerah di pulau-pulau besar yang belanja modalnya sudah cukup tinggi. Tapi belanja modal di beberapa daerah lainnya masih cukup rendah.

Selain anggaran daerah, pertemuan itu juga membahas upaya mendorong produksi tani. Sebab produk-produk pertanian ternyata berpengaruh langsung terhadap inflasi. "Dan ini menjadi tugas kami untuk mengendalikan inflasi,” katanya.

AGOENG WIJAYA

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X