Warga Jakarta Berebut Minyak Tanah
Topik
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Kelangkaan minyak tanah di sejumlah tempat di Jakarta Utara menyebabkan ratusan warga mengantri di sejumlah pangkalan minyak tanah di wilayah itu.
"Sudah seminggu minyak tanah langka, jadi warga berebut," kata Tata, pemilik pangkalan minyak tanah di Jalan Warakas VI, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (4/7).
Sejumlah warga mengemukakan terpaksa antri karena persediaan minyak tanah di rumah mereka sudah habis. Mereka pun mengaku bingung jika tidak ada minyak tanah. "Kalau (minyak langka) begini terus saya tidak bisa masak," kata Nani, 41 tahun, warga Warakas.
Bahkan, Dayuna, warga lainnya, mengaku akibat bahan bakar ini langka, usahanya terancam bangkrut. "Saya jualan pangsit, kalo minyak tanah nggak ada bisa tutup," katanya.
Stok 5000 liter yang dijual di pangkalan tersebut ludes hanya dalam waktu tiga jam. Ketika diumumkan minyak tanah habis, warga seakan tak percaya. Mereka berusaha menciduk sisa-sisa bahan bakar itu dari drumnya.
Dwi Riyanto Agustiar
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Pengacara PKS Bungkam Soal Pelat Nomor Palsu
- Dahlan Iskan Semangati 10 Ribu Guru di Bogor
- Karena Cantik, Wanita ini Tidak Bisa Bekerja
- Wapres Barcelona: Mourinho Itu Momok bagi Spanyol
- Jokowi: Siapa Saya, Kok Dibikinin Film?
- Dugaan Korupsi Rp 700 Miliar, Menteri Nuh: Saya Pelajari
- Awak Pesawat Amerika Diizinkan Menginap di Aceh
Berita Utama Metro
- Jaksa Terima Suap, Kejari Depok: Sesuai Prosedur
- Layani KJS, RS Puri Medika Malah Rugi 30 Persen
- Empat Bangunan Usaha Dibongkar
- Lagi, Kampung Pulo Terendam Banjir 2 Meter
- Polisi Tangkap Pengedar Uang Palsu di Jatinegara
- Pendaki Asal Depok Meninggal di Puncak Arjuna
- Warga Ingin Terlibat Normalisasi Waduk Pluit













