Tawaran Sedco Untuk Singtel Dinilai Terlalu Rendah
Topik
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Tawaran Setdco Group untuk membeli kembali 35 persen saham Singapore Telecommunication (Singtel) di PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel) sebesar US$1,6 miliar dinilai terlalu murah. Di sisi lain Singtel diyakini tidak akan melepas sahamnya.
Praktisi pasar modal, Edwin A Sinaga, mengatakan saham Telkomsel memiliki prospek yang bagus di masa depan sehingga tidak mudah bagi Singtel untuk melepas sahamnya. Apalagi Chairman Setdco Group, Setiawan Djodi, bukanlah pemerintah sehingga tidak ada pertimbangan kebangsaan.
Ketua Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel), Heru Nugroho, juga menilai tawaran harga saham oleh Sedco itu tidak signifikan. Namun Heru juga tidak bisa berkomentar soal nilai saham yang pantas bagi Singtel. “Butuh studi untuk melakukan buy back ini,” ujarnya.
Di tempat terpisah, Chairman Setdco Group, Setiawan Djodi, mengaku memiliki dana yang cukup untuk membeli saham Singtel itu. Rencananya, sebanyak US$1,12 miliar akan didapat dari pinjaman investment bank asing dan sisanya dari internal perusahaan.
Dian Yuliastuti | Muslima Hapsari
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Istana Nilai Protes Penghargaan SBY Salah Kaprah
- Komnas HAM: Toleransi Beragama Indonesia Memburuk
- Pelaku Pembantaian London, Pemuda Kelas Menengah
- Perwira Polisi Sabang Gegerkan Warga
- PKS: Rotasi Anggota di DPR Bukan untuk Serang KPK
- Wanita Ini Gugat McDonald's karena Suaranya Hilang
- Sebanyak 8.250 Siswa SMA Tak Lulus Ujian Nasional
Berita Utama Bisnis
- Krakatau Steel Pastikan Proyek Posco Tetap Lancar
- Dahlan Minta Konsep Jalan Layang Tol Dimatangkan
- KRL Mania: Tarif Progresif Untungkan Konsumen
- Dahlan: Lima Holding Saja Sudah Alhamdulilah
- Sri Mulyani Masuk 100 Wanita Berpengaruh Forbes
- DPR Minta Konstruksi Terowongan Freeport Diaudit
- Impor Mesin Domestik Sulit Ditekan













