Komponen Otomotif Gunakan Segel Mutu

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemain utama bidang komponen otomotif lokal menerapkan penggunaan segel mutu untuk menghadapi serbuan produk impor. Dengan adanya penerapan segel mutu, diperkirakan industri domestik mampu menekan harga jual hingga 30 persen. "Program segel mutu untuk meningkatkan efisiensi industri," kata Ketua Umum Asosiasi Bengkel Kendaraan Indonesia (Asbekindo), Yayat Ruhiyat, Kamis (5/7).

Pemberian segel mutu hasil kerjasama Sentra Otomotif Indonesia (SOI), Ikatan Ahli Teknik Otomotif Indonesia (IATOI), Asosiasi dan Senada (program kompetitif dari USAID). Sebelum diberikan segel mutu kepada industri, akan dilakukan tahap penyeleksian dan pembinaan.

Pertumbuhan komponenen otomotif seiring pertumbuhan penjualan motor dan mobil di Indonesia. Sepanjang 2006, penjualan motor sebanyak 318,8 ribu unit dan motor sebanyak 4,426 juta unit. Saat ini, katanya diperkirakan terdapat 23 juta unit motor dan 4 juta unit mobil. Adapun untuk komponen otomotif purna jual memiliki putaran transaksi sekitar US$ 4 miliar dolar (sekitar Rp 36 triliun) per tahun.

YULIAWATI