Transaksi Via Telepon Seluler Butuh Regulasi
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Vodafone Group Plc, operator telekomunikasi seluler dan Nokia, vendor telepon seluler meminta negara berkembang membuat regulasi perbankan yang memudahkan transaksi keuangan melalui telepon seluler.
Sebab model transaksi keuangan akan memudahkan sistem pembayaran internasional, memangkas biaya, dan mengurangi risiko.
Direktur Strategi Vodafone, Alan Harper, mengatakan perubahan ini akan memacu perkembangan ekonomi, mengurangi kemiskinan, dan menyediakan akses bagi masyarakat yang sebelumnya tidak menggunakan jasa perbankan. Sebab layanan ini dapat membuka akses finansial ke banyak orang.
"Kami menilai kebutuhan transaksi ini semakin meningkat,” kata Alan seperti dikutip dalam siaran pers di vodafone.com beberapa waktu lalu. Sebab sistem perbankan yang ada saat ini dinilai masih banyak hambatannya. Namun pemerintah harus menciptakan regulasi untuk mendorong kompetisi dan inovasi layanan ini.
Eko Nopiansyah
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Lepas Empat Istrinya, Eyang Subur Tak Perlu Cerai
- Muslim Myanmar Hanya Boleh Punya 2 Anak
- Djokovic Bisa Jegal Nadal di Semifinal
- Saksi Penyerangan Cebongan Tak Mau Beri Keterangan
- MI5 Dituding Coba Rekrut Tersangka Kasus Woolwich
- Bupati Aceh Utara Dianggap Berpikiran Sempit
- FOTO: Pamer Aksi Bintang Dunia di Singapura
Berita Utama Bisnis
- Sistem Jaringan Bandara Soetta Alami Gangguan
- Agus Marto Dilantik Jadi Gubernur Bank Sentral Hari Ini
- Harga BBM Naik, Golkar Setuju Ada BLSM
- UMR Naik Diklaim Bikin UKM Tutup
- Gerindra Tak Bangga Ekonomi Tumbuh 6,2 Persen
- Krakatau Steel Pastikan Proyek Posco Tetap Lancar
- Dahlan Minta Konsep Jalan Layang Tol Dimatangkan













