12 Korban Bus Limas Dimakamkan


TEMPO Interaktif, Depok:Sebanyak 12 korban meninggal dunia akibat
kecelakaan bus Limas yang masuk ke jurang Jembatan
Cikundul pada Sabtu (7/7) dimakamkan secara terpisah di
Kota Depok pada Minggu (8/7)
pagi.

Jenazah korban kecelakaan maut tersebut diantar ke
Depok pada Sabtu malam sekitar pukul 20.00. Jenazah
dikumpulkan di gedung SMP Ar Ridho Kelurahan
Jatimulya, Kecamatan Sukmajaya, Depok, untuk
diidentifikasi pihak keluarga.

Salah satu korban meninggal dunia, Muhammad Fadli, 15
tahun, siswa SMP Islam Ar Ridho, jenazahnya dimakamkan
di pemakaman keluarga RT 01 RW 04 Kelurahan Jatimulya,
Kecamatan Sukmajaya, Depok, tak jauh dari lokasi
sekolahnya.

Korban lainnya, guru SMP Ar Ridho Euis Kholisoh, 32
tahun, dan anaknya Muhammad Malik, 1,5 tahun,
dimakamkan di pemakaman keluarga RT 05 RW 03 Kelurahan
Kalimulya, Kecamatan Sukmajaya, Depok. Diiringi tangis
dan air mata, keluarga dan kerabat melepas kepergian
para korban.

Camat Sukmajaya Muksit Hakim mengatakan yayasan sudah memberikan
santunan masing-masing Rp 500 ribu kepada para korban
yang meninggal dunia. Sayangnya pihak yayasan hingga kini belum bisa
diminta keterangannya.

Berikut data korban meninggal dunia akibat kecelakaan
bus Limas: Mas Jirin/penjaga sekolah (Kalibaru),
Suryanto/guru (Jatimulya), EuisKholisoh/guru
(Kalimulya), Hesti/TU (Tirtajaya), M. Fadli/siswa
(Jatimulya), Fatimah/siswi (Cikaret), Deni
Febrianto/siswa (Jatimulya), Sariyah/siswi (Bulak
Rata), Karmila/siswi (Kampung Bulak), Muhammad
Malik/anak Euis (Kalimulya), Sahal/anak guru (Kampung
Bulak), Desi/siswi (Jatimulya), Anwar/pengendara motor
(Mekarjaya).Sandy Baskoro

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X