Regulator Harus Beri Sanksi Pada Operator
Topik
TEMPO Interaktif, Jakarta:Menanggapi banyaknya kecelakaan lalu lintas pada musim liburan, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia meminta pemerintah menyelidiki dan memberikan sanksi kepada perusahaan bus yang mencelakakan penumpang pada saat menyewakan armadanya.
"Agar memberikan efek jera bagi perusahaan lain supaya mereka lebih berhati-hati dan lebih memelihara armadanya," ujar Ketua Umum YLKI Husna Zahir saat dihubungi Tempo, Senin (9/7).
Menurut Husna, pemerintah perlu bertindak tegas dalam menanggapi kasus banyaknya kecelakaan tersebut. Alasannya agar kecelakaan bisa diantisipasi dan tidak terulang karena kelalaian manusianya.
Husna mengatakan, tidak seharusnya kesalahan dibebankan kepada sopir yang membawa bus tetapi perusahaan juga harus ikut memikul tanggung jawab dengan adanya sanksi dari pemerintah.
Dia menambahkan, konsumen yang menyewa armada berhak mendapatkan kenyamanan, keamanan dan keselamatan ketika mereka menyewa armada untuk suatu perjalanan.
Selain itu, konsumen juga harus memperhatikan apakah perusahaan yang menyewakan tersebut resmi atau tidak. Hal ini untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan dalam penyewaan bus tersebut.
"Saat berlibur, pengunjung juga sering lengah jadi harus diingatkan terus," ujarnya.
DIAN YULIASTUTI
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
Berita Utama Bisnis
- Kabar Coronavirus Belum Pengaruhi Perjalanan Umroh
- Pengusaha Mebel Ingin Kepastian Harga BBM
- SBY Masih Rahasiakan Soal Menteri Keuangan Baru
- Pasar Kosmetik Ditargetkan Tembus Rp 11 Triliun
- Hatta Tanda Tangani Surat Pemberhentian Oknum Pajak
- ASEI Raih Peringkat BBB- Dari Fitch Ratings
- Merek Asli Indonesia Bakal Bangkit Lagi













