Rupiah Akan Tertahan di Level Rp 9.000 per dolar Amerika
Topik
TEMPO Interaktif, Jakarta:Kurs rupiah Rabu (11/7) diperkirakan bergerak tipis dibandingkan penutupan perdagangan kemarin. Rupiah akan tertahan di level Rp 9.000 per dolar Amerika. Analis valas Fahrial Anwar mengatakan rupiah akan bergerak di level Rp 8.950-Rp 9.050 per dolar Amerika.
Menurut Fahrial kemungkinan rupiah menguat dibawah Rp 9.000 pada perdagangan hari ini sangat tipis. "Pergerakan rupiah tidak akan jauh dari penutupan perdagangan kemarin. Karena pasar kurang yakin jika rupiah menguat dibawah Rp 9.000 per dolar Amerika, "katanya saat dihubungi Tempo, Rabu (11/7).
Pada penutupan perdagangan kemarin rupiah ditutup menguat menembus level Rp 9.000, tepatnya Rp 8.995 per dolar Amerika. Menguat 25 poin dari sebelumnya, Rp 9.020 per dolar Amerika. Penguatan rupiah karena imbas positif dari menguatnya mata uang dan bursa saham Asia.
Menurut Fahrial pergerakan kurs rupiah yang tidak signfikan hari ini juga dipengaruhi oleh kurangnya dukungan dari Bank Indonesia. "Pernyataan Bank Indonesia mengenai level confidence rupiah di level Rp 9.000- Rp. 9.100 per dolar Amerika sangat berpengaruh ke pasar, "katanya.
Sehingga, lanjut Fahrial penguatan indeks harga saham gabungan yang mampu mencetak level baru juga tidak akan berpengaruh banyak terhadap kurs rupiah hari ini.
Bahkan penguatan mata uang di pasar global juga tidak akan berpengaruh terhadap penguatan rupiah hari ini. "Penguatan euro juga tidak akan mampu menekan rupiah dibawah Rp 9.000 per dolar Amerika,"ucapnya. Suryani Ika Sari
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
Berita Utama Bisnis
- Pengusaha Mebel Ingin Kepastian Harga BBM
- SBY Masih Rahasiakan Soal Menteri Keuangan Baru
- Pasar Kosmetik Ditargetkan Tembus Rp 11 Triliun
- Hatta Tanda Tangani Surat Pemberhentian Oknum Pajak
- ASEI Raih Peringkat BBB- Dari Fitch Ratings
- Merek Asli Indonesia Bakal Bangkit Lagi
- Harga Properti Kelas Menengah Melambung













