Topik


Diare di Tangerang Dinyatakan KLB

TEMPO Interaktif, Tangerang:Bupati Tangerang Ismed Iskandar menyatakan wabah diare yang menyerang warga di Kecamatan Sepatan telah memasuki tahap kejadian luar biasa (KLB). Status ini dinyatakan setelah jumlah pasien terus meningkat dalam waktu cepat dan telah memakan korban. "Sudah KLB," kata Ismed saat ditemui di Puskesmas Sepatan Jumat (13/7) ini.

Menurut Ismed, wabah diare yang kini kembali menyerang warga dikarenakan perilaku masyarakat yang tidak sehat dan tidak bersih. Kejadian yang sama berlangsung pada tahun 2005 lalu dimana ribuan warga Sepatan dirawat karena diare, dan 19 diantaranya meninggal.

Menurut Ismed, sejauh ini warga tidak merubah pola hidupnya. Mereka tetap membuang air besar di sungai dan menggunakan air tersebut untuk mandi, mencuci dan memasak. Selain itu, masyarakat juga tidak menggunakan fasilitas umum seperti MCK yang telah dibuat pemerintah sebagai pencegahan penyakit ini. "MCK dibuat, tapi masyarakat tetap buang air besar disungai," kata Ismed.

Sementara itu, jumlah pasien diare yang dilarikan ke Puskesmas Sepatan hingga siang ini terus bertambah. Hingga berita ini diturunkan, 85 orang dirawat, dan satu diantaranya meninggal.Joniansyah