Rupiah Stabil di Rp 9.000 per Dollar AS
Topik
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Pergerakan nilai tukar rupiah di lantai bursa hari ini diperkirakan tetap anteng di posisi Rp 9.000. Pada penutupan perdagangan Jumat (13/7) lalu, rupiah menguat 30 poin.
Analis valas Fahrial Anwar berpendapat, pelaku pasar tak berani membawa rupiah yang menyebabkan nilai rupiah tak banyak berubah dari level penutupan.
"Kebijakan BI tak mendukung," katanya kepada Tempo, Senin (16/7). Ia melanjutkan, dari berbagai pernyataan Gubernur Bank Indonesia di berbagai kesempatan tersirat keinginan bank sentral untuk tetap mempertahankan rupiah pada level di atas Rp 9.000.
Bank Indonesia beralasan kebijakan itu diambil guna mendorong ekspor. Sebab, bila nilai rupiah di bawah Rp 9.000 maka eksportir akan merugi. "Itu naif," tegas Fahrial. Ia berpendapat, para eksportir telah menikmati "keuntungan" yang besar sejak 1997.
Ia menjelaskan, kondisi pasar modal yang bagus juga tak akan membuat nilai rupiah bergerak di bawah Rp 9.000. "Kalau indeks menembus 2.300 kan sudah gila-gilaan, banyak asing yang membeli saham," ujar dia.
Kendati demikian, Fahrial optimistis rupiah akan tertahan di posisi Rp 9.000. "Gak akan menjauh dari Rp 9.075-9.000, mondar-mandir di situ saja," jelasnya.
Ia pun menyatakan keyakinan meski indeks menembus 2.500, nilai rupiah tak akan bergerak. "Saya tak melihat alasan melemah, harusnya rupiah menguat," kata Fahrial.
Rieka Rahadiana
Komentar (0)
Berita Terkait
Foto Terbaru
Top Stories
Editor's Choice
- Platini: Israel Juga Berhak Main Bola
- Seorang Pelajar di Bima Todong Polisi dengan Pistol
- Ini Cara Rumah Sakit Bisa Ambil Untung dari KJS
- Ini Penyebab Rumah Sakit Swasta Ributkan Soal KJS
- Polisi Pelototi Pelat Nomor Kendaraan Pembeli BBM
- Harga BBM Naik, Sorgum Alternatifnya
- KRL Ekonomi Dapat Subsidi Terbanyak
Berita Utama Bisnis
- Bisnis MLM QNet Diduga Tipu Rp 1,6 Miliar
- Rapat Paripurna APBN Perubahan Diwarnai Interupsi
- Pekan Depan, Harga BBM Pasti Naik
- Golkar: Jika BBM Naik, Papua Akan Mendapat Berkah
- Soal Kondom Meoong, Ini Kata Ketua Forum Pemred
- Cuaca Buruk, Bandara Adisucipto Ditutup
- Mark Zuckerberg Dicecar Pemilik Saham Facebook


