Topik
Malang Tingkatkan Produksi Benih
TEMPO Interaktif, Malang:Terhambatnya bantuan benih dari pemerintah disiasati Pemerintah Kabupaten Malang dengan cara mengadakan proyek pengadaan benih mandiri senilai Rp 446 juta. Lewat proyek ini Malang berambisi menghasilkan benih padi kualitas unggul hingga 800 persen dari produksi sebelumnya.
Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pembenihan dan Pengolahan Hasil Dinas Pertanian dan Perkebunan, Trisno Pamuji, mengatakan pengadaan benih padi kualitas unggul selama 2006 menghasilkan 25 ton. Sedangkan pada 2007 ditargetkan mencapai 200 ton. Dana yang disediakan sebesar Rp 446 juta dan untuk lumbung desa modern Rp 117 juta. Dana bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah 2007.
"Pengadaan benih dilakukan melalui sistem kemitraan bersama petani," kata Trisno, Selasa (17/7). "Upaya ini untuk mengatasi molornya bantuan benih dari pemerintah pusat."
Petani di Kabupaten Malang, diakui Trisno, hingga kini memang gagal mendapatkan bantuan benih dari pemerintah. Pihaknya tak berani mengambil risiko melakukan penunjukkan langsung dalam lelang pengadaan benih. Lelang benih sendiri baru bisa dilakukan setelah tambahan Rp 30 juta disetujui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah lewat perubahan anggaran keuangan Agustus mendatang.
Selain untuk mengatasi keterlambatan bantuan benih dari pemerintah, proyek pengadaan benih sendiri dimaksudkan untuk mendongrak produksi gabah petani sehingga kebutuhan beras nasional bisa terealisasi.
Melalui lumbung desa modern, ujar Trisno, sudah dikembangkan benih ciherang, cibogo, cigeulis, dan hibrida. Dengan benih unggulan ini, produksi gabah bisa meningkat hingga 40 persen dari rata-rata hasil panen 6 ton per hektare.
Abdi Purmono