Indonesia Pengekspor Utama Ke-8 Kamboja
Topik
TEMPO Interaktif, Solo:Indonesia hanya menjadi negara ke delapan sebagai pengekspor utama ke negara Kamboja. Nilai ekspor ke negara tersebut pada 2006 mencapai US$ 192,5 juta dengan produk utama adalah rokok tembakau, tenun, dan kertas.
Menurut Direktorat Kerja Sama Bilateral I Departemen Perdagangan Sri Sundari, salah satu permasalahan perdagangan dengan Kamboja adalah belum adanya pengangkutan langsung baik melalui udara maupun laut.
"Daya saing produk Indonesia juga rendah akibatnya maraknya penyelundupan barang dari Vietnam dan Thailand," kata dia dalam Lokakarya Upaya Strategis Tindak Lanjut Implementasi Agreed Minutes Komisi Bersama Indonesia-Kamboja di Solo, Rabu (18/7)
Sundari menambahkan, sebenarnya sangat banyak komoditi atau produk dari Indonesia yang diminati oleh Kamboja. Rotan, minyak kelapa sawit hingga pakaian dan baju batik merupakan barang yang diminati Kamboja. "Tren neraca perdagangan dari 2002 hingga 2006 naik hingga 10 persen lebih," ujarnya.
Duta Besar Indonesia untuk Kamboja, Nurrachman Oerip mengakui pasar Kamboja memang relatif kecil karena negara tersebut penduduknya hanya 14 juta dengan tingkat pertumbuhan per kapita senilai US$ 325. Namun potensinya untuk menjadi pintu masuk ke kawasan CLMV (Cambodia, Laos, Myanmar dan Vietnam) sangat strategis.
Imron Rosyid
Reply Reply to all Forward Inv
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Asteroid Besar Akan Melintasi Bumi Akhir Mei
- Pendiri Grup Band The Doors Tutup Usia
- David Karp, 'Drop Out' SMA yang Kaya dari Tumblr
- Kiki Amalia Terima Dana dari Fathanah via BCA
- Mobil-mobil Keren di Film `Fast & Furious`
- Pengacara PKS Bungkam Soal Pelat Nomor Palsu
- Dahlan Iskan Semangati 10 Ribu Guru di Bogor
Berita Utama Bisnis
- Telkom Ekspansi ke Hong Kong dan Timor Leste
- SBY Resmi Lantik Chatib Basri
- Hari Ini, SBY Lantik Chatib Jadi Menteri Keuangan
- Teras Narang Minta Pabrik CPO Bantu Perbaiki Jalan
- PTPN X Targetkan Laba Naik sampai Rp 500 Miliar
- Kadin Dukung Chatib Basri Jadi Menteri Keuangan
- Kalbe Farma Tarik 7,7 Persen Saham













