Biosolar Tak lagi Disubsidi
Topik
TEMPO Interaktif, Jakarta:Bahan bakar nabati tidak akan lagi dicampurkan ke bahan bakar minyak bersubsidi melainkan ke BBM non subsidi. Alasannya, menurut Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Purnomo Yusgiantoro, biaya produksi BBN masih mahal. Sehingga jika dicampurkan ke BBM bersubsidi, biaya yang harus tanggung PT Pertamina (Persero) tinggi.
"Pemerintah bisa terancam menanggung lebih banyak subsidi," papar Purnomo pada acara pelepasan Biofuel Expedition Road Show Kendaraan BBN dengan rute Manado-Jakarta, Senin (23/7) di Jakarta.
Menurut dia, pencampuran bahan baku nabati--yang akrab disebut biofuel-- ke BBM non subsidi pun akan lebih efisien.
Hasil pencampuran BBN ke BBM bersubsidi, yakni premium dan solar, dipasarkan Pertamina dengan nama Biopremium dan Biosolar. Produk ini dijual seharga BBM bersubsidi dengan tujuan masyarakat segera beralih memakai bahan bakar nabati.
Namun, harga bahan baku nabati meningkat seiring dengan meningkatnya kebutuhan BBN di dunia. Sehingga, Pertamina mengalami kerugian hingga Rp 16,9 miliar per Maret lalu, akibat biaya produksi BBN yang cukup tinggi. Pertamina pun lantas mengajukan permintaan agar Biosolar dan Biopremium disubsidi pemerintah.
Pencampuran bahan baku nabati dengan BBM non subsidi yang sudah dimulai dengan produk Biopertamax. Saat ini, di wilayah DKI Jakarta, sudah terdapat 12 SPBU yang menjual Biopertamax.
Kepala Divisi BBM Pertamina Djaelani Sutomo menuturkan, dengan mengalihkan pencampuran bahan baku nabati hanya ke BBM non subsidi, nantinya produk campuran BBN-BBM dijual dengan harga pasar.
Nieke Indrietta
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Lepas Empat Istrinya, Eyang Subur Tak Perlu Cerai
- Muslim Myanmar Hanya Boleh Punya 2 Anak
- Djokovic Bisa Jegal Nadal di Semifinal
- Saksi Penyerangan Cebongan Tak Mau Beri Keterangan
- MI5 Dituding Coba Rekrut Tersangka Kasus Woolwich
- Bupati Aceh Utara Dianggap Berpikiran Sempit
- FOTO: Pamer Aksi Bintang Dunia di Singapura
Berita Utama Bisnis
- Sistem Jaringan Bandara Soetta Alami Gangguan
- Agus Marto Dilantik Jadi Gubernur Bank Sentral Hari Ini
- Harga BBM Naik, Golkar Setuju Ada BLSM
- UMR Naik Diklaim Bikin UKM Tutup
- Gerindra Tak Bangga Ekonomi Tumbuh 6,2 Persen
- Krakatau Steel Pastikan Proyek Posco Tetap Lancar
- Dahlan Minta Konsep Jalan Layang Tol Dimatangkan













