Mantan Narapidana Bantu Gunawan Peroleh Identitas


TEMPO Interaktif, Jakarta:
Gunawan Santoso, terpidana mati kasus pembunuhan bos PT Asaba Boedyharto Angsono mengaku memperoleh identitas palsunya dari rekan sesama mantan narapidana.

Menurut Kepala Satuan Keamanan Negara Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Tornagogo Sihombing, Gunawan memakai jasa temannya untuk memperoleh paspor yang kedua, dan Kartu Tanda Penduduk di Lebak, Banten. Namun, kata dia, Gunawan tidak menyebutkan nama orang tersebut.

Sekitar Maret-April lalu, ujar Tornagogo, Gunawan tiba di Jakarta dan menunggu 12 hari untuk memperoleh paspornya. Selama masa menunggu, Gunawan mengaku mengunjungi Bali dan Lombok. "Kemudian dia ke Jakarta lagi, untuk mengambil paspor yang sudah jadi," kata Tornagogo di kantornya, Selasa (24/7).

Polisi sedang menelusuri pihak-pihak yang memudahkan atau membantu Gunawan memperoleh surat-surat identitasnya. "Tapi kami tidak mau menyebut instansi. Kami cuma cari siapa petugas yang membantu," ujar Tornagogo.

Bila polisi menemukan oknum instansi manapun yang sengaja membantu Gunawan memperoleh identitas palsu, menurut dia, maka pasal pidana tentang pemalsuan akan dijeratkan pada orang tersebut.

IBNU RUSYDI

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X